Kardinal Semeraro juga menegaskan kesaksian Kristiani dari anak yang baru diberkati dan tak bernama ini.
"Tanpa pernah mengucapkan sepatah kata pun," katanya, "hari ini sang Kudus kecil menyerukan kepada dunia modern untuk menyambut, mencintai, dan melindungi kehidupan, terutama kehidupan yang tak berdaya dan terpinggirkan, mulai dari saat konsepsi hingga kematian alami."
Dia mengatakan "suara yang tak bersalah ini mencoba mengguncang hati nurani masyarakat di mana aborsi, euthanasia, dan penghinaan terhadap kehidupan yang dianggap sebagai beban dan bukan karunia merajalela."
"Keluarga Ulma," kata Kardinal, "mendorong kita untuk bereaksi terhadap budaya pembuangan tersebut, yang dikecam oleh Paus Fransiskus." ***