Kardinal Semeraro juga menegaskan kesaksian Kristiani dari anak yang baru diberkati dan tak bernama ini.
"Tanpa pernah mengucapkan sepatah kata pun," katanya, "hari ini sang Kudus kecil menyerukan kepada dunia modern untuk menyambut, mencintai, dan melindungi kehidupan, terutama kehidupan yang tak berdaya dan terpinggirkan, mulai dari saat konsepsi hingga kematian alami."
Dia mengatakan "suara yang tak bersalah ini mencoba mengguncang hati nurani masyarakat di mana aborsi, euthanasia, dan penghinaan terhadap kehidupan yang dianggap sebagai beban dan bukan karunia merajalela."
"Keluarga Ulma," kata Kardinal, "mendorong kita untuk bereaksi terhadap budaya pembuangan tersebut, yang dikecam oleh Paus Fransiskus." ***
Artikel Terkait
Paus Fransiskus Pimpin Misa Perayaan Minggu Palma Usai Mendapatkan Perawatan di Rumah Sakit
Deni Iskandar, Anak Tukang Kopi di Tanah Abang Itu Akhirnya Bertemu Paus Fransiskus
Kisah Anak Pangenglang Murid Abuya KH Ahmad Muhtadi bin Dimyathi al-Bantani Bertemu Paus Fransiskus
Paus Fransiskus Ajak Umat Kristen Doakan Perdamaian di Ukraina selama Oktober
Paus Fransiskus Kembali Mendoakan Maroko yang Dilanda Gempa Bumi
Paus Fransiskus Puji Keluarga Ulma di Polandia yang Diberkati sebagai Teladan Kasih Kristiani