Dia turut andil dalam program sosialisasi ke sekolah-sekolah. Suster Kristina melihat bahwa calo-calo human trafficking menargetkan anak di sekolah. Menurut kesaksiannya banyak kasus yang ditemui adalah korban yang dijadikan sebagai ‘pengantin pesanan’ oleh calo dengan iming-iming memperoleh hidup yang lebih baik.
Sekarang Suster Kristina Fransiska CP berada dalam Komisi pendidikan dan advokasi di KKPP KWI, dalam kesempatan itu juga dia siap membantu siapa saja yang ingin berkolaborasi dalam melawan praktik perdagangan manusia. (Samuel OFS)
* Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak
Artikel Terkait
3 Anggota Ordo Kapusin Pontianak Ditahbiskan Diakon, Begini Pesan Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus
Minister General Kapusin Dr Roberto Genuin OFM Cap Kunjungi Widya Dharma Pontianak. Ini yang Dikatakannya
Uskup Agustinus Kunjungi Biara Kapusin di Sumatra Utara
Pastor Pionius Hendi OFMCap: Selamat Datang Peserta INFO JPIC Indonesia, Inilah Bumi Kalimantan
Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Berharap Temu INFO JPIC Indonesia Memberikan Kabar Baik bagi Semua
Misi Kemanusiaan dan Spiritualitas Fransiskan: Transformasi dalam Temu INFO JPIC Mengatasi Human Trafficking