Lihatlah Kenyataan, Bukankah Kematian yang Ditakutkan? Begini Pesan Paskah Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 8 April 2023 | 21:42 WIB
Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus berada di lokasi doa Patung Bunda Maria Menggendong Yesus di Gereja Katedral St Yoseph, Pontianak, Kalbar. (Pontianak Globe/Samuel OFS - Komisi Komsos KAP)
Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus berada di lokasi doa Patung Bunda Maria Menggendong Yesus di Gereja Katedral St Yoseph, Pontianak, Kalbar. (Pontianak Globe/Samuel OFS - Komisi Komsos KAP)

Lambang Jumat Agung

Kemudian Lambang dari Jumat Agung, Uskup Agustinus menguraikan tentang kematian dan kehidupan.

“Bukankah kematian adalah peristiwa yang paling ditakuti oleh manusia? Bukankah tingkah laku manusia yang dilakukan karena takut mati? Bahkan mereka yang membunuh pun mereka yang takut mati. Membunuh bisa menggunakan harta, uang, bahkan parang,” tutur Uskup Agustinus.

“Mungkin dengan itu mereka dapat membunuh orang dengan harapan mereka bisa hidup lebih panjang padahal umur ditentukan oleh Tuhan. Dan kematian Kristus kita rayakan pada hari Jumat Agung.

Kata-kata terakhir yang disampaikan oleh Yesus ketika dipaku di kayu salib, Dia mengampuni Dosa penjahat yang mengakui kejahatannya, sampai Dia mengatakan. “Hai saudara hari ini juga kamu bersama saya masuk kedalam surga.”

Itu artinya sebesar apapun dosa umat manusia kalau ia mengakuinya dan meminta ampun ia juga bisa memperoleh keselamatan. Dan pesan kepada para murid dan kepada Bunda Maria.

Kepada Bunda Maria, Tuhan Yesus mengatakan “Ibu lihatlah anak mu”. Apa artinya? Bahwa Tuhan Yesus meninggalkan kita di dunia tapi Dia minta tetap memperhatikan kita.

Dan dipihak lain,” lanjut Uskup; Dia mengatakan kepada murid. “Para murid, lihatlah Ibu mu.” Saling memperhatikan antara Ibu dan anak, itulah semangat yang bisa membawa kita kepada hidup yang sempurna.

Bukankah itu sesuatu yang indah dan pantas kita renungkan. Dalam hidup masyarakat sekarang apalagi menghormati Ibu atau anaknya bahkan ada KDRT yang dimana-mana terjadi bahkan kadang-kadang merenggut korban nyawa manusia karena kurang menghormati Ibu dan anaknya.

“Ini saya sangka pantas kita renungkan dalam masa paskah ini sekali lagi, Saya Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus mengucapkan selamat Hari Raya Paskah semoga kita sadar bahwa hidup di dunia ini memang penuh penderitaan, kesengsaraan, kematian tetapi bagi kita yang beriman kepada Yesus hal itu semua adalah untuk memperoleh hidup yang sesungguhnya bahagia bersama Bapa di Surga,” kata Uskup Agustinus sembari menutup pesan Paskah 2023. (Samuel OFS)

* Penulis adalah staf Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Agung Pontianak (KAP)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X