Uskup Agung Ende Dukung Pembentukan Sahabat Misionaris Indonesia dan Rumah Pengharapan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 28 Februari 2025 | 20:02 WIB
Mayong Suryo Laksono dari Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) mewawancarai Rm Budi Kleden SVD yang saat itu masih menjabat sebagai Jenderal Kongregasi SVD di Lapangan St Petrus, Vatikan. (Dok.PWKI)
Mayong Suryo Laksono dari Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) mewawancarai Rm Budi Kleden SVD yang saat itu masih menjabat sebagai Jenderal Kongregasi SVD di Lapangan St Petrus, Vatikan. (Dok.PWKI)

Dukungan Uskup Agung Ende

Mgr. Budi Kleden, yang sebelumnya menjabat sebagai Jenderal Kongregasi SVD di Roma, telah mengikuti perkembangan inisiatif ini sejak masih bertugas di Vatikan.

Ia mengapresiasi gagasan ini dan menilai bahwa Rumah Pengharapan akan menjadi wadah penyambutan bagi misionaris yang kembali ke tanah air setelah bertahun-tahun melayani di negeri orang.

Baca Juga: Paus Fransiskus Sambut Hangat 60 Tahun Diplomasi Vatikan-Korea Selatan: Harapan untuk Perdamaian dan Kesaksian Pemuda

"Beliau berterima kasih atas inisiatif ini, yang akan membuat para misionaris merasa diterima di rumah sendiri setelah sekian lama berkarya di tempat yang jauh dan penuh tantangan," ungkap Romo Leo Mali.

Saat ini, tim PWKI dan sejumlah romo tengah merancang Rumah Pengharapan, yang akan berfungsi sebagai rumah transit murah bagi misionaris Indonesia.

"Banyak misionaris yang tidak memiliki komunitas atau keluarga di Indonesia. Rumah ini akan menjadi tempat singgah bagi mereka sebelum kembali ke daerah asal atau melanjutkan misi ke negara lain," ujar Romo Leo Mali.

Ia juga menyampaikan bahwa gagasan ini akan didiskusikan lebih lanjut dengan para uskup di wilayah NUSRA (Nusa Tenggara, Bali, dan Jawa Timur), mengingat mayoritas misionaris Indonesia berasal dari daerah ini.

Mgr. Budi Kleden berharap agar inisiatif ini dapat segera difinalisasi dan mendapat dukungan dari para uskup lainnya. Jika telah mencapai bentuk konkret, rencana ini akan didiskusikan bersama untuk tahap implementasi.

"Semoga Tuhan menghendaki tahun Yubelium ini menjadi momentum berahmat bagi para misionaris Indonesia di seluruh dunia," pungkas Romo Leo Mali. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X