PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Yaakov Baruch, lahir pada 14 November 1982, adalah rabi yang memimpin Sinagoga Sha'ar Hashamayim di Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara.
Nama sinagoga ini dalam bahasa Ibrani berarti "Gerbang Surga."
Yaakov Baruch dibesarkan dalam keluarga dengan latar belakang agama yang berbeda.
Ayahnya, Toar Palilingan, berasal dari Minahasa dan beragama Kristen, sedangkan ibunya yang sudah meninggal, Cili Damapolii, adalah seorang Muslim dari etnis Mongondow.
Kedua orang tuanya telah menanamkan nilai-nilai toleransi sejak ia kecil, dan ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang saling menghormati keyakinan masing-masing.
Di masa SMP, Yaakov Baruch memutuskan untuk memeluk agama Yahudi setelah mengetahui bahwa dirinya memiliki keturunan Yahudi dari nenek pihak ibu.
Ia melacak silsilah keluarganya dan menemukan bahwa kakek buyutnya, Elias van Beugen, adalah seorang imigran Yahudi dari Belanda.
Keputusannya ini didukung oleh kedua orang tuanya, yang menerima pilihannya tanpa keberatan.
Selain sebagai rabi, Baruch juga mengajar di Universitas Sam Ratulangi. ***
Artikel Terkait
Injil Matius dan Warisan Santo Matius: Menyebarkan Kabar Baik kepada Bangsa Yahudi
Profil Paskalis Bruno Syukur: Uskup Bogor yang Dipilih Paus Fransiskus Jadi Kardinal
Guru Besar Tsinghua University, Stella Christie, Jadi Calon Menteri Prabowo, Begini Profil Menterengnya
Profil Iftitah Sulaiman, Mantan Ajudan SBY yang Diisukan Jadi Calon Menteri Prabowo
Mahathir Mohamad Dirawat di RS Jantung Kuala Lumpur, Begini Profil dan Perjalanan Hidup Mantan PM Malaysia
Profil Yahya Sinwar: Dari Tahanan Seumur Hidup hingga Pemimpin Hamas