Bikin Merinding! Begini Profil Tri Natalia Urada, Perempuan Dayak Asal Toho Kalbar Mendapat Tugas Baca Doa Umat di Hadapan Paus Fransiskus

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 5 September 2024 | 20:47 WIB
Tri Natalia Urada.
Tri Natalia Urada.

Dalam kongres tersebut, Tri Natalia Urada terpilih sebagai Ketua Presidium Pusat PMKRI periode 2022-2024, setelah melalui proses pemilihan yang berlangsung ketat.

Sebanyak 82 cabang PMKRI dari seluruh Indonesia memberikan suara dalam pemilihan ini.

Pada putaran pertama, tidak ada kandidat dari tujuh calon yang meraih suara mayoritas (1/2 + 1), sehingga dilanjutkan ke putaran kedua.

Baca Juga: Transformasi Merek, Ace Hardware Jadi ACES dan Tren Rebranding di Dunia Bisnis

Pada akhirnya, Tri Natalia Urada berhasil memenangkan putaran kedua dengan 44 suara, mengalahkan rivalnya, Ewaldus Bole, yang mendapatkan 37 suara, sementara 1 suara dinyatakan tidak sah.

Tri Natalia, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PMKRI periode 2020-2022 dan Ketua Presidium PMKRI Cabang Sungai Raya periode 2018-2019, merupakan mahasiswi Ilmu Komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura.

Sebagai seorang aktivis perempuan Dayak, ia menekankan pentingnya akselerasi organisasi untuk mewujudkan kaderisasi yang inovatif, transformatif, dan modern demi menyongsong Indonesia emas 2045.

Digantikan Marianti Kandaimu
Masa tugas Tri Natalia Urada kini digantikan Susana Florinka Marianti Kandaimu.

Ia merupakan Ketua PMKRI Merauke, terpilih sebagai Mandataris MPA, Formatur Tunggal, dan Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI periode 2024-2026.

Dalam Kongres Nasional XXXIII dan MPA XXXII PMKRI St. Thomas Aquinas yang berlangsung di Gedung Vertenten Cikombong Merauke pada 15 Juli 2024, Susana memperoleh 43 suara sah, mengungguli Delvis Rettob, Ketua PMKRI Ambon, dari total 70 delegasi Majelis Pemusyawaratan Anggota PMKRI se-Indonesia.

"Ini adalah sejarah baru dan bukti keberhasilan kaderisasi. Setelah 77 tahun berdiri, akhirnya ada perempuan Papua yang dipercaya memimpin PMKRI di pusat. Saya optimis bahwa kepengurusan baru ini akan menjadikan PMKRI sebagai mitra pemerintah dan masyarakat, berkontribusi untuk pembangunan bangsa," kata Susana.

Susana menambahkan bahwa program kerjanya akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kaderisasi, literasi nasional, pemberdayaan ekonomi kader, advokasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat adat.

Pelantikan Susana sebagai Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI dijadwalkan Agustus 2024 di Jakarta, menggantikan Tri Natalia Urada yang menjabat pada periode sebelumnya.
***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X