Bruder Andreas OP Temukan Dukungan Sejati di Komunitas Dominikan

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Senin, 12 Agustus 2024 | 12:41 WIB
Bruder Andreas OP bersama 3 rekan brudernya di Filipina Manila (2024)
Bruder Andreas OP bersama 3 rekan brudernya di Filipina Manila (2024)

“Saya bukan menganggap Misa tidak penting sebagai orang Katolik.  Hanya saya melihat saya lebih bisa bebas dalam pelayanan apapun. Sikap ini saya terinspirasi dengan Santo Martinus de Porres, dimana yang melihat bahwa "Segala hal yang kita lakukan, bahkan menyapu, berkebun dan merawat yang sakit bisa menjadi doa jika dipersembahkan kepada Tuhan”,” pungkas Bruder Andreas OP, (08/07).

Kaul Kekal Bruder Andreas OP di Filipina Manila (2024)
Kaul Kekal Bruder Andreas OP di Filipina Manila (2024)

Hal apa yang paling berkesan menurut Bruder mulai dari memutuskan untuk menjadi seorang Bruder biarawan OP?

Dengan kaul kekalnya sebagai seorang Dominikan, Bruder Andreas OP memiliki harapan besar untuk masa depan. Ia bermimpi bahwa Dominikan akan terus menjadi sumber harapan dan inspirasi bagi banyak orang, meneruskan misi Santo Dominikus dalam menyelamatkan jiwa-jiwa melalui kesaksian hidup dan pelayanan pastoral.

“Pertama ketika saya  menjadi bruder yang telah berkaul kekal, sedikit kontribusi bruder adalah melengkapi keluarga Dominikan terlebih dominikan Indonesia, sejauh ini keluarga Dominikan Indonesia telah memiliki Romo, Suster, Frater dan Dominikan awam. Untuk brudernya belum ada,” ujarnya, (08/07).

Bruder Andreas OP menitikberatkan bahwa dengan bantuan Belas kasih Allah dan Komunitas yang memberikan kesempatan baginya untuk menjadi bruder. Kedepan dia berharapan kehadirannya menjadi bruder bukan hanya untuk melengkapi kekurangan anggota keluarga Dominikan melainkan semoga kehadiran saya menjadi alat Tuhan untuk pelayanan bagi sesama lewat semangat Ordo.

Sebagai anggota baru yang telah berkaul kekal, Bruder Andreas OP merasa memiliki tanggung jawab besar untuk melengkapi komunitas Dominikan, khususnya di Indonesia. Ia berharap dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam menjaga kehidupan komunitas Dominikan tetap bersemangat dan efektif dalam pelayanannya kepada umat.

“Pengalaman  yang berkesan menjadi bruder adalah hidup apa adanya, hidup tanpa memikir jabatan apapun, menerima tugas apapun sebagai doa. Disamping hidup, hidup persaudaraan sunggguh dapat dirasakan. Setiap tahun di bulan November, para bruder akan berkumpul bersama. Hal ini sungguh indah,” katanya, (08/07).

Bruder Andreas OP berasal dari Paroki Santo Marinus Karawang, sebagai anak ketiga dari tiga bersaudara. Meskipun hanya memiliki dua saudari, ia merasa diberkati dengan dukungan penuh dari keluarganya dalam setiap langkah panggilannya. Setelah kaul kekalnya, ia akan bertugas di Biara Santo Domingo Manila, Filipina, untuk melanjutkan peran dan pelayanan sebagai seorang Dominikan.

Dalam kesederhanaan dan kekuatan iman, Bruder Andreas OP siap menjalani peran barunya dengan penuh semangat dan dedikasi. Kehadirannya sebagai seorang Bruder biarawan OP adalah bukti nyata dari kesetiaannya terhadap panggilan ilahi dan komitmen dalam melayani Gereja dan umat dengan penuh kasih.

“Harapan dan impian saya sebagai Dominikan adalah kehadiran Dominikan mampu menjadi Harapan dan doa bagi siapapun, seperti Harapan santo Dominikus sebagai pendiri ordo yaitu menyelamatkan jiwa-jiwa,” pungkasnya, (08/07).  (Samuel).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Tags

Rekomendasi

Terkini

X