Mengenang Pastor Jacques Maessen SMM, Kontribusi Besar untuk Budaya Dayak dan Kain Tenun Ikat Sintang

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 25 Juli 2024 | 21:20 WIB
Pastor Jacques Maessen SMM. (Dok. Pontianak Globe)
Pastor Jacques Maessen SMM. (Dok. Pontianak Globe)

Pastor Jacques akhirnya meninggal pada usia 83 tahun setelah 62 tahun hidup sebagai imam SMM.

Baca Juga: Antusiasme Membelenggu Persekolahan Katolik: Pandangan Uskup Agustinus

Karya dan Aktivitas Pastor Jacques Maessen
Pastor Jacques Maessen berperan penting dalam pelestarian kain tenun ikat Dayak Sintang, yang telah dikenal hingga ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Belanda, Jerman, dan Italia.

Ia mengajak masyarakat Dayak untuk kembali menenun dan membentuk Koperasi Jasa Menenun Mandiri.

Koperasi ini tidak hanya memproduksi dan menjual hasil tenunan, tetapi juga melestarikan tradisi menenun di kalangan generasi muda Dayak.

Atas jasanya dalam melestarikan budaya tenun ikat, Pastor Jacques Maessen menerima penghargaan Upakarti pada tahun 2010 dari Pemerintah Indonesia, yang diberikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara.

Baca Juga: Keuskupan Labuan Bajo Terbentuk: Paus Fransiskus Tunjuk Mgr Maksimus Regus sebagai Uskup Pertama

Mantan Bupati Sintang, Drs Milton Crosby MSi, mengenang Pastor Jacques sebagai seorang pejuang kearifan lokal yang bekerja keras melestarikan tenun ikat dan tradisi Dayak lainnya.

Pastor Jacques juga berperan dalam pembangunan Museum Kapuas Raya dan memberikan banyak beasiswa kepada pemuda Dayak untuk melanjutkan pendidikan.

Pada Selasa, 7 Mei 2024, pukul 10.00 WIB, diadakan misa requiem untuk Pastor Jacques di Gereja Kristus Raja Katedral Sintang, yang dipimpin oleh Uskup Sintang, Mgr Samuel Oton Sidin OFM Cap, bersama 42 pastor dan imam SMM.

Baca Juga: Pater Budi Kleden SVD: Imam, Pengamat Sastra, Kritikus Sosial, dan Kini Ditunjuk sebagai Uskup Agung Ende

Misa ini juga disiarkan secara langsung melalui YouTube.

Pastor Jacques Maessen, terima kasih atas pelayanan pastoral dan kebersamaanmu selama ini.

Semoga Tuhan memberikan tempat terbaik bagimu di sisi-Nya.

Terima kasih juga kepada semua pihak yang telah merawat Pastor Jacques selama sakitnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X