Para pemimpin Gereja Eropa juga menyoroti bahwa “Faktor kunci selanjutnya dalam hubungan masa depan di kawasan ini adalah cara Azerbaijan memperlakukan warisan agama dan budaya Armenia di Nagorno-Karabakh.
Kekhawatiran ini juga disuarakan oleh Paus Fransiskus dalam seruannya pada hari Minggu. ***
Artikel Terkait
Kardinal Suharyo Sampaikan Pesan Damai Dokumen Abu Dhabi: Awali Langkah Perdamaian Dunia PWKI ke Vatikan
Uskup Agustinus: Tahun 2023 Dubes Vatikan akan Berkati Gedung Keuskupan dan Kapel Kampus USA Ngabang
Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia Serahkan Hadiah Khusus kepada Paus Fransiskus di Vatikan
Vatikan Dukung Paguyuban Wartawan Katolik Republik Indonesia Kampanye Perdamaian
Dubes Vatikan Msgr Piero Pioppo: Bangsa Indonesia Dianugerahi Tiga Kekayaan
Kardinal Miguel Angel Ayuso dari Vatikan Gandrung Konsep Islam Wasatiyyah, DR HC dari UIN Sunan Kalijaga
Paus Fransiskus Telah Sehat dan Kembali ke Vatikan Setelah 3 hari Dirawat di Rumah Sakit Gemelli Roma
Walk for Peace: 127 Bhikku dan Umat awam Buddha Theravada Thailand Kunjungi Vatikan Majukan Perdamaian Global
Kota Vatikan Mengimbau Penghentian Penggunaan Peluru Kendali di Ukraina untuk Kepentingan Perdamaian
Buku Baru tentang Sinodalitas Memaparkan Wawasan Pemimpin Gereja Pasca Konsili Vatikan II