Paus Fransiskus Telepon Langsung Umat Katolik di Paroki Gaza, Begini Jeritan Hati Biarawati

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 18 Oktober 2023 | 05:30 WIB
Suster Nabila Saleh (kanan) dan Pastor Yusuf berbicara dengan Paus Fransiskus melalui sambungan telepon. (Pontianak Globe/vaticannews)
Suster Nabila Saleh (kanan) dan Pastor Yusuf berbicara dengan Paus Fransiskus melalui sambungan telepon. (Pontianak Globe/vaticannews)

Baca Juga: Imam Paroki Gaza Menceritakan Dua Panggilan Telepon dari Paus Fransiskus

“Setiap hari kami mengadakan dua Misa,” katanya. “Kami juga selalu berdoa Rosario bersama anak-anak dan keluarganya.”

Pada Minggu malam, pastor paroki merayakan Misa dan membaptis seorang anak ke dalam iman Kristen.

“Sang ibu takut terjadi sesuatu yang buruk dan meminta untuk membaptis putranya,” katanya. “Itu adalah momen kebangkitan spiritual dan kelahiran kembali bagi kita semua.”

Sr Nabila Saleh mengakhiri wawancara dengan seruan untuk perdamaian dan keadilan di Palestina.

“Kami menginginkan perdamaian karena perang tidak ada gunanya bagi siapa pun. Kami ingin perang brutal ini berakhir,” katanya.

“Banyak orang kehilangan orang yang mereka cintai, rumah mereka, dan segala sesuatu yang mereka miliki. Kami meminta keadilan: keadilan dan perdamaian. Rakyat Palestina juga punya hak untuk hidup. Kami mohon jangan menghukum masyarakat karena kelompok fanatik. Dan kemudian kami meminta Anda mendoakan kami,” ujar Sr Nabila Saleh.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: vaticannews.va

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X