Peresmian Gereja Paroki Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus: Sebuah Momentum Berkumpulnya Iman dan Harapan

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Jumat, 13 Oktober 2023 | 00:45 WIB
Uskup Agustinus menandatangani Prasasati bersama perwakilan dari PJ Bupati Landak Anem SE MSi (12/10) (KOMSOS KAP)
Uskup Agustinus menandatangani Prasasati bersama perwakilan dari PJ Bupati Landak Anem SE MSi (12/10) (KOMSOS KAP)

PONTIANAKGLOBE.COM, Simpang Tiga, Kalimantan Barat - Tepat pada 12 Oktober 2023 merupakan hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba.

Peresmian Gereja Paroki Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus di Simpang Tiga, Kalimantan Barat, adalah sebuah momen bersejarah yang disambut dengan kegembiraan dan harapan.

Pembangunan gereja paroki ini dimulai pada tahun 2015 dan berkat sumbangan dari berbagai donatur yang berjiwa besar, gereja ini telah resmi digunakan.

Pukul 16.30 WIB, Simpang Tiga bergetar ketika Gereja Paroki Santa Theresia dibuka dengan suka cita.

Acara peresmian ini dihadiri oleh Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus, serta sejumlah tokoh masyarakat dan politikus yang berpartisipasi dalam peresmian gereja ini.

Umat setempat dan anggota dewan dari Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten Landak juga turut memeriahkan acara ini. Terlihat lebih dari 500 orang umat hadir dalam peresmian ini, bersama para Pastor dan Suster.

Acara peresmian dimulai dengan indahnya Ritual Adat Dayak Banyadu', yang memukau semua yang hadir.

Tujuh gadis Dayak mengenakan busana merah, dan tiga pemuda Dayak menyambut rombongan dengan tarian khas.

Sesuai dengan adat setempat, semua tamu besar disambut dengan taburan beras kuning sebagai tanda keselamatan.

Sebagai Pastor Paroki, Pastor Albertus Trinitas CSE, dalam sambutanya itu dia berbicara dengan penuh semangat.

"Gereja ini dibangun untuk umat, dan kami berharap bahwa gereja ini tidak hanya menjadi bangunan kosong, tetapi menjadi tempat yang dipenuhi dengan iman dan harapan. Terima kasih kepada seluruh umat dan para donatur yang telah mendukung pembangunan gereja ini," kata Pastor Albert CSE.

Sejalan dengan itu, sambutan juga datang dari Pastor Elisa Maria CSE, yang mewakili pimpinan Kongregasi CSE.

Dia merayakan keberhasilan pembangunan gereja ini, mengakui dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan para donatur.

"Kita bersyukur kepada Tuhan karena sekian lama telah berjuang bersama, akhirnya gereja ini berdiri dengan teguh. Gedung ini hanya salah satu sarana; gereja sejati adalah umat Allah yang beribadah di dalamnya. Mari kita membangun iman kita agar semakin mengakar dalam kehidupan sehari-hari," ujar Pastor Elisa CSE.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Tags

Rekomendasi

Terkini

X