PONTIANAKGLOBE.COM, BANYUASIN -- Video insiden truk tangki Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah yang tumpah di Jalur Lintas Sumatera mendadak viral di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan minyak sawit mengucur deras dari badan truk hingga membasahi jalan dan kendaraan lain di belakangnya.
Video itu pertama kali diunggah akun TikTok @virdonrivaldi_ pada Sabtu (9/5/2026), dengan keterangan singkat, “CPO tumpah.”
Peristiwa tersebut terjadi di Jalintim KM 57, Desa Lubuk Lancang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Dalam video yang beredar, truk tangki terlihat terus melaju meski cairan CPO keluar dari bagian tangki dan mengalir ke badan jalan.
Akibat tumpahan minyak sawit itu, sejumlah pengendara motor dan kendaraan besar terpaksa memperlambat laju bahkan berhenti karena kondisi jalan menjadi licin dan berbahaya.
Insiden ini diduga dipicu benturan antara truk tangki dengan kendaraan lain sehingga menyebabkan kebocoran pada tangki pengangkut CPO tersebut. Tumpahan minyak pun menyebar cukup panjang di sepanjang jalur utama.
Petugas di lokasi kemudian mengarahkan truk ke area parkir rumah makan terdekat untuk meminimalisir tumpahan di jalan raya.
“Proses evakuasi truk ini segera diarahkan ke parkiran rumah makan setempat agar tumpahan CPO tidak menumpuk di jalan utama,” tulis akun X @sharpandshark pada Sabtu (9/5/2026).
Warga sekitar menyebut kondisi lalu lintas di Jalintim KM 57 hingga kawasan Kecamatan Suak Tapeh sempat tersendat di kedua arah akibat jalan yang licin.
“Kondisi lalin di Jalintim KM 57 dan area sekitar seperti seputaran Kecamatan Suak Tapeh tersendat di kedua lajur,” tulis unggahan lainnya.
Baca Juga: Kuliner Minangkabau Diusung ke Level Global, ICCN Gandeng DPRD Sumbar
Polisi dilaporkan sudah turun ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas sekaligus menangani dampak tumpahan minyak sawit tersebut agar tidak memicu kecelakaan yang lebih serius.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti kebocoran tangki CPO yang viral di Jalur Lintas Sumatera itu.***