pontianak-insights

Kuliner Minangkabau Diusung ke Level Global, ICCN Gandeng DPRD Sumbar

Sabtu, 9 Mei 2026 | 09:26 WIB
ICCN Dorong Persiapan Kota Padang sebagai Kota Gastronomi Dunia Unesco. (Dok. Istimewa )

PONTIANAKGLOBE.COM, PADANG -- Indonesian Creative Cities Network (ICCN) mendorong percepatan persiapan Kota Padang menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO melalui agenda rapat koordinasi bersama Dinas Pariwisata Kota Padang dan DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Pertemuan yang digelar di Jakarta pada 8 Mei 2026 itu dihadiri langsung Ketua Umum ICCN Tb. Fiki C. Satari, Sekretaris Eksekutif ICCN Mario Devys, Deputi 1 ICCN Aldi Novi Kurnia Abidin, serta Korda Nanggroe Aceh Darussalam Miswar Ibrahim Njong.

Baca Juga: Kasus Ponpes Pati Memanas, Kuasa Hukum Ngaku Ditawari Rp400 Juta Tutup Mulut

Selain itu, hadir pula Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Nanda Satria, S.IP., beserta jajaran, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza, ST., MT bersama tim.

Ketua Umum ICCN, Tb. Fiki C. Satari, mengatakan rapat koordinasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Kota Padang sebagai salah satu pusat gastronomi unggulan Indonesia.

Menurutnya, Kota Padang memiliki kekayaan kuliner, budaya, dan ekosistem ekonomi kreatif yang kuat untuk dikembangkan ke level global.

"Kota Padang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kota gastronomi berbasis budaya lokal dan warisan kuliner Minangkabau yang telah dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional," kata Tb. Fiki C. Satari.

Tb. Fiki juga menegaskan bahwa penguatan identitas gastronomi tidak hanya berbicara soal kuliner semata, melainkan bagian dari pembangunan ekosistem kreatif yang berdampak pada ekonomi masyarakat, sektor pariwisata, pelestarian budaya, hingga pengembangan kota secara berkelanjutan.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Bone, Lansia dan Bocah 5 Tahun Dilaporkan Tewas

"Melalui forum ini, para pemangku kepentingan diharapkan dapat menyusun langkah strategis, membangun sinergi lintas sektor, serta memperkuat dukungan kebijakan dalam proses pengembangan tersebut," lanjutnya.

Rapat tersebut diharapkan menjadi momentum awal untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, komunitas kreatif, pelaku UMKM kuliner, akademisi, hingga berbagai pihak lainnya dalam mewujudkan Kota Padang sebagai kota gastronomi berdaya saing global.***

Tags

Terkini