PONTIANAKGLOBE.COM, JENEPONTO -- Dugaan keracunan massal kembali mencuat dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, puluhan siswa Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan dilaporkan mengalami gangguan kesehatan usai menyantap makanan di sekolah.
Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan setelah unggahan akun Instagram @feedgramindo pada Kamis (23/4/2026). Dalam video yang beredar, tampak para siswa SDN 7 Rumbia dilarikan ke puskesmas menggunakan kendaraan karena kondisi mereka memburuk.
"Tangis puluhan siswa SD di Jeneponto saat dirawat di puskesmas usai santap MBG," demikian keterangan dalam unggahan tersebut.
Baca Juga: Sengketa Tanah Cibubur Disorot, Diduga Ada Sertifikat Janggal
Insiden terjadi tidak lama setelah para siswa mengonsumsi menu MBG di sekolah. Sejumlah siswa tiba-tiba mengeluhkan gatal-gatal di sekujur tubuh, bahkan disertai pembengkakan di beberapa bagian.
"Sejumlah siswa tiba-tiba mengeluhkan gatal-gatal di seluruh tubuh, disertai pembengkakan pada bagian tertentu," tulis postingan itu.
Pihak sekolah bersama warga setempat langsung bergerak cepat membawa para siswa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan.
Dugaan sementara mengarah pada salah satu menu makanan berupa ikan yang disinyalir sudah tidak layak konsumsi. Seorang warga berinisial BU (36) menyebut ikan yang disajikan diduga tidak segar.
"Anak-anak langsung gatal-gatal setelah makan. Diduga ikan yang disajikan itu sudah tidak segar," ujarnya.
Baca Juga: Parah! DC Pinjol Pakai Ambulans untuk Tagih Utang, Relawan Jadi Korban
Hal senada disampaikan seorang guru berinisial K yang menyebut beberapa siswa mengalami reaksi alergi cukup serius.
"Bengkak dan gatal-gatal setelah makan Kemungkinan dari ikan yang disajikan, diduga sudah tidak layak konsumsi," jelasnya.
Dalam video yang beredar, terlihat para siswa menangis sambil menggaruk tubuh mereka akibat rasa gatal yang hebat. Kondisi tersebut memicu kepanikan di lingkungan sekolah.***