PONTIANAKGLOBE.COM, SUKABUMI -- Media sosial diramaikan dengan beredarnya surat permohonan yang diduga berasal dari SMAN 1 Ciemas terkait pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).
Surat tersebut ditujukan kepada SPPG Al-Mubarokah dan berisi evaluasi terhadap distribusi MBG yang dinilai membebani para guru.
Baca Juga: 13 Jam Terombang-ambing! 3 Nelayan Diselamatkan Pemancing di Laut Banten
Dalam unggahan yang viral, pihak sekolah disebut meminta agar pelaksanaan teknis distribusi makanan tidak melibatkan tenaga pendidik.
"SMAN 1 Ciemas menyampaikan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG di sekolah," demikian keterangan dalam unggahan tersebut.
Pihak sekolah menilai keterlibatan guru dalam pembagian MBG justru mengganggu tugas utama mereka dalam proses belajar mengajar.
Dalam surat bertajuk “Permohonan Pelaksanaan Teknis Distribusi MBG”, dijelaskan bahwa tugas utama guru adalah mengajar, membimbing, dan mengevaluasi siswa.
Karena itu, kegiatan distribusi makanan dinilai tidak termasuk dalam tugas pokok dan fungsi tenaga pendidik.
Selain itu, sekolah menegaskan bahwa tanggung jawab distribusi MBG sepenuhnya berada di pihak SPPG sebagai pelaksana teknis.
"Pihak SPPG selaku pelaksana teknis bertanggung jawab penuh atas rantai pasok hingga ke titik akhir (siswa penerima manfaat)," demikian isi surat tersebut.
Sekolah juga menilai perannya seharusnya hanya sebatas menyediakan fasilitas atau akses, bukan sebagai pelaksana distribusi.
Di sisi lain, muncul pula polemik di masyarakat yang menuding guru mengambil jatah makanan siswa yang tidak hadir.
Baca Juga: Dugaan Sarang Narkoba Digeruduk, Warga Rokan Hilir Pilih Bertindak Sendiri
Pihak sekolah menilai tudingan tersebut tidak berdasar dan berpotensi mencoreng nama baik profesi guru.
"Munculnya polemik dan tuduhan tidak berdasar dari masyarakat terkait transparansi jatah makanan siswa yang tidak hadir," tulisnya.
Artikel Terkait
Mobil MBG Berangkat dengan Bagasi Terbuka, Pegawai Panik
Guru Honorer Manfaatkan Sisa MBG untuk Ambil Alih Jadi Pakan
72 Siswa Keracunan MBG, Menu Spageti Disorot
Pegawai SPPG Joget dan Sawer di Dapur MBG Tuai Kecaman dan Tidak Terpuji.
Cara Tegas Kepala Sekolah Uji Kualitas Makanan MBG
Wabup Tulang Bawang Tegur SPPG: Ompreng MBG Terbuang