PONTIANAKGLOBE.COM, MEDAN -- Aksi penyanderaan pegawai toko handphone di Medan viral di media sosial setelah terekam kamera CCTV.
Peristiwa tersebut terjadi di toko ponsel “Ps Store”, saat seorang wanita diduga menodongkan parang ke leher pegawai dan membekap korban dari belakang. Beruntung, aksi itu berhasil digagalkan oleh pihak keamanan dan pelaku langsung diamankan.
Baca Juga: Tragis! Nyawa Wanita Melayang di Tangan Mantan Suami
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Poltak Tambunan, membenarkan kejadian tersebut terjadi pada Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
"Selang berapa menit di depan toko ada keributan," ujarnya.
Pelaku berinisial AP (28), warga Medan Marelan, awalnya datang untuk menemui pegawai toko berinisial A. Namun, situasi berubah menjadi tegang setelah terjadi cekcok.
Dalam kondisi emosi, pelaku mengeluarkan parang dari tasnya dan langsung mengancam korban.
"Langsung mengancam korban dengan berkata 'penipu kalian semua kembalikan uang aku'," ungkap Poltak.
Dari hasil pemeriksaan, motif aksi nekat tersebut diduga karena pelaku merasa tertipu oleh promo pembelian ponsel, termasuk produk iPhone 13 yang ditawarkan dengan harga murah.
Pelaku mengaku awalnya mentransfer Rp2 juta, namun kemudian diminta tambahan uang hingga total kerugian mencapai Rp10 juta.
"Pelaku pun mentransfer, dan terus dimintai lagi sampai kerugian pelaku sampai Rp 10 juta," jelas Poltak.
Baca Juga: Populasi Meledak, Ikan Sapu-Sapu Ancam Ekosistem
Karena ponsel yang dijanjikan tak kunjung diterima, pelaku mendatangi toko untuk meminta pengembalian uang. Namun, karena tidak mendapatkan kejelasan, ia meluapkan emosinya dengan melakukan pengancaman.
"Karena merasa kesal handphone yang sudah dipesan tidak kunjung datang, tidak dikirim oleh pihak toko hp ke pelaku," terang Poltak.
"Pelaku datang ke toko untuk meminta balik uang yang telah dikirimnya dan langsung melakukan pengancaman," tambahnya.