PONTIANAKGLOBE.COM, BANDUNG -- Curhatan seorang ibu asal Cicalengka, Nina Saleha (37), viral di media sosial setelah mengaku hampir kehilangan bayinya saat berada di Rumah Sakit Hasan Sadikin.
Peristiwa ini bermula ketika bayinya yang sebelumnya lahir di rumah sakit Unpad pada 1 April 2026 dirujuk ke RSHS Bandung pada 5 April 2026 untuk mendapatkan perawatan akibat penyakit kuning. Setelah menjalani perawatan selama beberapa hari, bayi tersebut dinyatakan membaik dan dijadwalkan pulang.
Baca Juga: Strategi Marketing Unik, Tapi Berisiko Disalahpahami
Namun, insiden mengejutkan terjadi saat Nina dan suaminya meninggalkan ruang perawatan sejenak untuk makan sambil menunggu proses administrasi selesai.
"Saya tidak terima, di RS Hasan Sadikin, anak saya diberikan ke orang lain," tegas Nina dalam unggahannya di media sosial.
Saat kembali ke ruangan, Nina mendapati bayinya sudah berada di tangan seorang wanita yang tidak dikenalnya.
"Wanita (OTK) itu datang pada waktu siang hari, sedangkan saya sudah menunggu lama di rumah sakit," ujarnya.
"Tapi saya tidak dipanggil petugas (untuk menjemput sang bayi), tapi wanita itu sudah dipanggil," imbuhnya.
Nina juga menyoroti kurangnya informasi dari pihak rumah sakit terkait jadwal kepulangan bayinya.
"Padahal anak saya dijadwalkan sudah bisa pulang karena sudah sehat," ungkapnya.
Menurut Nina, wanita tersebut sempat mengaku bahwa bayinya juga dijadwalkan pulang, namun kemudian batal karena alasan kondisi kesehatan.
"Tapi wanita itu bilang anaknya juga sudah waktunya pulang tapi tidak jadi dengan beralasan sang anak ada kebocoran di paru-parunya," sambungnya.
Merasa ada kejanggalan, Nina langsung memastikan identitas bayinya. Ia mengaku mengenali dari pakaian dan selimut yang digunakan.
"Itu anak saya. Tahu dari bajunya," jelas Nina.
"Saya hafal betul selimut dan pakaiannya," tambahnya.