PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Sebuah video yang memperlihatkan dugaan petugas klinik bermain game saat pasien datang menjadi viral di media sosial.
Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @2021putridelia dan langsung menarik perhatian warganet. Dalam rekaman singkat itu, terlihat seorang petugas di bagian pendaftaran diduga sedang bermain game saat seorang lansia datang untuk berobat.
“Ini lagi berobat di sini, malah main ML (Mobile Legends),” ucap perekam video sambil mengarahkan kamera ke petugas tersebut.
Baca Juga: Angin Kencang Hantam Bekasi, Sejumlah Rumah Rusak
Dalam kolom komentar, pengunggah menjelaskan bahwa neneknya datang dalam kondisi sesak napas dan seharusnya mendapatkan penanganan segera. Namun, menurutnya, petugas justru meminta untuk tetap mengikuti prosedur pendaftaran sambil tetap bermain game.
“Yang videoin aku ya guys dan posisinya itu nenek aku udah sesak napas banget. Harusnya langsung ditangani, nah dia malah suruh daftar dulu, mungkin iya SOP seperti itu, tapi kan ga harus santai dan sambil game gitu,” tulisnya.
Ia juga menyebut bahwa saat itu terdapat petugas lain di lokasi, namun tidak langsung membantu. Petugas tersebut disebut sedang berada di ruang pasien dan kemudian pergi ke toilet saat dipanggil.
“ Ada satu temennya cewek, lagi di kamar pasien, sedangkan lagi kosong, lagi nggak ada pasien sama sekali. Jadi, kayanya dia cuman tiduran,” lanjutnya.
“Nah, dipanggil tapi bilang bentar-bentar, eh malah bilang ke toilet, sedangkan toilet posisinya ada di luar,” imbuhnya.
Ketika petugas perempuan tidak berada di tempat, petugas pria yang ada di meja pendaftaran disebut tetap fokus bermain game dan tidak segera mengambil tindakan.
“Kan si cewek lagi ke toilet, harusnya yang cowok yang lagi main game dia bergegas dong nyari alat, nggak harus nunggu si cewek. Tapi dia malah tetep fokus main game, kalau bukan karna nenek udah sesak banget udah ditinggalin tuh klinik,” terangnya.
Saat akhirnya dilakukan pemeriksaan, pihak klinik menyampaikan bahwa alat nebulizer sedang tidak tersedia. Namun, ketika keluarga hendak meninggalkan lokasi, mereka kembali dipanggil karena disebut ada alat alternatif.
Baca Juga: Blokade Rel Viral, KAI Resmi Lapor Polisi
Pengunggah juga mengeluhkan tidak diberikannya plastik obat dengan alasan stok habis.
Dalam kolom komentar, ia mengaku sudah menegur petugas yang bermain game, namun tidak mendapatkan respons berarti.