PONTIANAKGLOBE.COM, BEKASI -- Kasus pembuangan bayi yang terjadi di Perumahan Tytyan Kencana, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman CCTV beredar luas. Dalam video itu terlihat seorang perempuan mengenakan kaos hitam dan celana biru membuang kantong plastik ke tempat sampah.
Baca Juga: Di Tengah Konflik Global, Prabowo Yakinkan Stok Pangan Aman
Kasus tersebut kini ditangani oleh Polsek Bekasi Utara dan polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku.
Kapolsek Bekasi Utara, Tono Listianto, menjelaskan bahwa sejumlah foto yang beredar di media sosial terkait pelaku sebenarnya merupakan hasil editan sehingga tidak bisa dijadikan rujukan identitas asli.
“Kita klarifikasi juga terkait foto-foto yang sudah menyebar di media sosial. Kita pastikan foto ini adalah hasil editan,” ujar Tono dalam keterangannya pada Senin (9/3/2026).
Menurutnya, gambar yang beredar kemungkinan telah diedit untuk memperjelas tampilan dari rekaman CCTV yang kualitasnya kurang jelas.
“Dari analisa CCTV, kemungkinan teman-teman yang menyebarluaskan ini menggunakan editing untuk memperjelas karena CCTV-nya memang tidak jelas,” paparnya.
Polisi menyebut terduga pelaku berinisial N dan berusia 19 tahun. Ia diduga melakukan tindak pidana penelantaran bayi.
“Terduga pelaku berinisial N berusia 19 tahun, diduga keras melakukan perbuatan tindak pidana yang berkaitan dengan penelantaran orang atau dalam hal ini pembuangan bayi,” terangnya.
Terkait motif, polisi menyebut pelaku mengaku takut dimarahi oleh orang tuanya. Ia juga khawatir akan diusir dari rumah karena sebelumnya pernah mengalami hal serupa.
“Untuk motifnya, takut diomelin dan diusir dari rumah karena sebelumnya pelaku sudah pernah diusir oleh orang tuanya karena sering pulang malam dan tidak pulang,” ucap Tono.
Baca Juga: Telat Datang, Mobil MBG Ditolak Masuk Sekolah di Banyumas
“Sehingga, dia membuang bayi tersebut dengan harapan bayi tersebut ditemukan oleh orang,” lanjutnya.
Sementara itu, kondisi bayi perempuan yang ditemukan tersebut dipastikan dalam keadaan sehat dan saat ini dirawat di RSUD Kota Bekasi.