“Kalau mau berhutang, putarkan bisnis dengan bank saja untuk financing bisnis,” sambung Derick.
Ia menilai perbedaan pola pikir inilah yang kemudian melahirkan hasil kehidupan yang berbeda pula di masyarakat.
“Dan itu akan menghasilkan produk yang berbeda. Di negara kita, sering kita melihat dengan jelas perbedaan tersebut,” tutur Derick.
“Ada mayoritas, ada minoritas. Itulah sebabnya sandwich generation-nya banyak,” tandasnya.***