pontianak-insights

Tanpa Spanduk dan Seremonial, Warga Thekelan Menjalani Toleransi Apa Adanya

Jumat, 26 Desember 2025 | 13:11 WIB
Warga Dusun Thekelan, Kabupaten Semarang yang viral karena toleransinya saat Natal 2025. (Dok. Instagram/azmi_zami)

PONTIANAKGLOBE.COM, SEMARANG -- Semangat kebersamaan lintas iman kembali ditunjukkan warga Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, saat perayaan Natal 2025.

Warga Muslim dan Buddha tampak mendatangi Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) El Shaddai untuk menyampaikan ucapan selamat kepada jemaat Kristiani.

Baca Juga: Ulah Maling Bikin Warga Kuranji Kehilangan Alat Berat Penanganan Banjir

Momen tersebut kembali viral di media sosial. Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @azmi_zami, terlihat warga berdiri rapi di depan gereja sejak pagi, Kamis (25/12/2025). 

Mereka menunggu jemaat menyelesaikan ibadah, lalu menyambut dengan jabat tangan dan pelukan hangat yang berlangsung penuh haru.

Aksi saling menyapa itu bukan peristiwa baru. Tradisi menghormati hari besar keagamaan telah lama dijalani warga Dusun Thekelan dan diwariskan lintas generasi.

Setiap perayaan keagamaan, aktivitas warga berhenti sejenak demi memberi ruang penghormatan bagi yang merayakan.

Perbedaan keyakinan tidak menjadi sekat dalam kehidupan sosial warga setempat. Kebersamaan justru tumbuh sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar simbol toleransi.

Baca Juga: Dari Mimbar Gereja ke Meja Hukum, Begini Perjalanan Pdt Denny Nafi Membela Kaum Lemah Lewat LBH AHAVAH ‘YADA’

Hal serupa juga dilakukan saat Idul Fitri maupun Waisak, di mana warga dari latar belakang agama berbeda saling menyambut dengan suka cita.

Unggahan video tersebut menuai respons luas dari warganet. Hingga Jumat, 26 Desember 2025, video telah ditonton lebih dari 1,4 juta kali dan dipenuhi ribuan komentar yang memuji praktik toleransi alami yang tumbuh di Dusun Thekelan sebagai cerminan nyata Bhinneka Tunggal Ika.***

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB