PONTIANAKGLOBE.COM, SINGKAWANG -- Nama Tjhai Chui Mie SE MH lekat dengan perjalanan politik di Kota Singkawang, Kalimantan Barat.
Perempuan kelahiran Singkawang, 27 Februari 1972 ini dikenal sebagai sosok pekerja keras, sederhana, dan dekat dengan masyarakat.
Baca Juga: Akhirnya, Penerbangan Internasional Pontianak–Kuching Kembali Buka
Ia mencatat sejarah sebagai wali kota perempuan pertama di Singkawang, bahkan salah satu dari sedikit perempuan Tionghoa yang berhasil menembus panggung politik lokal di Indonesia.
Tjhai Chui Mie lahir dari pasangan Cong Kim Chong dan Tjhai Lin Ngo.
Masa kecilnya dihabiskan di Kota Singkawang.
Pendidikan dasar ditempuh di SDN 18 Sedau, dilanjutkan ke SMP Santo Tarsisius, kemudian ke SMA/SMK Pratiwi Singkawang.
Setelah itu, ia menimba ilmu di STIE Mulia Singkawang hingga meraih gelar Sarjana Ekonomi.
Tak berhenti di sana, ia melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar Magister Hukum.
Sejak muda, Tjhai Chui Mie dikenal sebagai pribadi yang ulet.
Motto hidupnya, “Bekerja Dengan Hati dan Pantang Menyerah”, menjadi pegangan dalam menapaki perjalanan karier maupun kehidupan pribadi.
Tjhai Chui Mie menikah dengan Lim Hok Nen dan dikaruniai tujuh anak: Mulia Harverry, Mulia Hardy, Cherry, Desy Bungdiana, Ahrens Bungdiono, Carissa Bungdiana, dan Leticia Bungdiana.
Meski kesibukannya sebagai politisi dan pejabat publik sangat padat, ia tetap berusaha menjaga keharmonisan keluarga.