Heboh KRL Kebayoran, Pelaku Pelecehan Ngumpet di Sela Peron

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Minggu, 3 Mei 2026 | 22:07 WIB
Viral penumpang KRL menciduk pria di bawah peron untuk merekam diam-diam. (Dok. Threads/andinewst - Instagram/commuterline)
Viral penumpang KRL menciduk pria di bawah peron untuk merekam diam-diam. (Dok. Threads/andinewst - Instagram/commuterline)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Aksi dugaan pelecehan seksual di lingkungan KRL kembali menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Seorang penumpang mengaku memergoki pria yang bersembunyi di bawah peron Stasiun Kebayoran dan diduga mengintip serta merekam perempuan dari bawah.

Peristiwa ini pertama kali diungkap oleh akun Threads @andinewst yang membagikan pengalaman tidak menyenangkan tersebut. Dalam unggahannya, ia menyebut kejadian itu berlangsung pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 18.58 WIB.

Baca Juga: Mantan Pengikut Bongkar Borok Kiai Pati, Dari Doktrin hingga Dugaan Pelecehan

“Saya mengalami pelecehan seksual di Stasiun KRL Kebayoran. Saya naik KRL Rangkasbitung dari Jurang Mangu menuju Tanah Abang di gerbong perempuan,” tulisnya, dikutip Minggu, 3 Mei 2026.

Saat itu, ia sengaja berdiri di dekat pintu kereta untuk memudahkan turun. Namun situasi berubah ketika ia melihat sesuatu yang mencurigakan di bawah peron.

“Saat kereta berhenti di Stasiun Kebayoran, saya sedang melihat HP, tiba-tiba saya melihat kaki bersandal hitam di bawah peron, tepat di sela antara kereta dan peron,” ungkapnya.

Beberapa detik kemudian, ia menyadari ada seorang pria bersembunyi sambil mengarahkan ponsel ke arah bawah rok penumpang perempuan.

“Awalnya, saya bingung tapi beberapa detik kemudian saya sadar ada seorang laki-laki bersembunyi di bawah peron sambil mengarahkan HP dan mengintip ke bawah rok saya,” jelasnya.

Mengetahui hal tersebut, ia langsung berteriak dan mengajak penumpang lain untuk melihat. Pelaku yang ketahuan pun langsung mundur dan menjauh dari lokasi.

“Saya sempat merekam sebagai bukti dan dari video itu terlihat jelas ada badan dan tangan seorang laki-laki di bawah peron,” paparnya.

Namun, ia mengaku tidak sempat langsung melapor di stasiun terdekat karena pintu kereta sudah tertutup dan perjalanan kembali dilanjutkan.

Ia juga menyoroti minimnya kehadiran petugas saat kejadian berlangsung.

“Yang lebih mengkhawatirkan, saat kejadian tidak ada petugas keamanan di peron maupun di dalam gerbong. Setelah sampai tujuan, saya langsung melapor ke petugas KAI Kebayoran dan laporan sudah ditindaklanjuti,” tuturnya.

Unggahan tersebut viral dan menuai lebih dari 6 ribu likes, serta memunculkan pengakuan serupa dari penumpang lain. Salah satunya dari akun @putritriii yang mengaku mengalami kejadian serupa beberapa hari sebelumnya.

“Saya juga mengalami ini tanggal 29 April 2026 lalu tepat di pintu kedua paling depan (gerbong wanita). Pelaku melihat ke atas sambil memainkan alat kelaminnya,” tulisnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

HP Dorong Visi Future of Work di HP Elevate 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 23:27 WIB
X