Pengguna lain, @arsip.nabell, juga mengaku pernah melihat sosok mencurigakan di bawah peron saat pagi hari.
“Kak, aku juga pernah. Tapi aku pas pagi jam 7-an, aku ngeliat dia pas pintu mau tutup. Jujur aku nggak tau maksudnya di situ dia ngapain, aku sempet eye contact sama pelaku dan dia dadah-dadah,” ungkapnya.
Dari keterangan petugas, pelaku diduga masuk ke area bawah peron melalui akses pintu rel saat kondisi sudah gelap.
“Dari petugas KAI Kebayoran penjelasannya kira-kira si pelaku masuk ketika matahari udah terbenam alias pas udah gelap dan masuk dari area pintu rel kereta, makanya dia bebas nyelonong masuk,” jelas pengunggah.
Petugas juga memastikan bahwa pelaku bukan bagian dari internal KAI karena tidak menggunakan atribut resmi.
Baca Juga: Camping Kreatif Buton Tengah 2026: Healing, Networking, dan Bisnis Jadi Satu
Di akhir unggahannya, korban berharap pelaku segera ditangkap dan kejadian serupa tidak terulang.
“Saya yakin ini bukan pertama kalinya dia melakukan hal seperti ini. Saya membagikan cerita ini supaya perempuan lain lebih waspada terutama saat berdiri di dekat pintu kereta. Jangan pernah ragu untuk teriak dan melapor kalau mengalami hal serupa,” pungkasnya.
Pihak KAI Commuter turut merespons dengan menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap tindakan pelecehan seksual dan memastikan laporan tersebut akan ditindaklanjuti.***
Artikel Terkait
Penumpang Wanita Rekam Terduga Pelaku Pelecehan di KRL
Heboh di Sukabumi, Wanita Rekam Terduga Pelaku Pelecehan yang Bawa Kapak
Mahasiswi Laporkan Pelecehan, Malah Terjerat Hukum
Dugaan Pelecehan Seksual, Bareskrim Tetapkan Pendakwah Kondang Jadi Tersangka
Adanya Pelecehan Seksual di KRL: Korban Sendiri Tangkap Pelaku
Oknum Kiai Jadi Tersangka, Puluhan Santriwati Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual