Adanya Pelecehan Seksual di KRL: Korban Sendiri Tangkap Pelaku

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Minggu, 3 Mei 2026 | 20:46 WIB
Viral dugaan pelecehan seksual di KRL Jakarta Kota-Nambo. (Dok. Instagram/commuterline-agIta_nurul)
Viral dugaan pelecehan seksual di KRL Jakarta Kota-Nambo. (Dok. Instagram/commuterline-agIta_nurul)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang perempuan menangkap pria yang diduga melakukan pelecehan seksual di dalam KRL relasi Jakarta Kota–Nambo.

Peristiwa tersebut diunggah oleh akun Instagram @agita_nurul dan disebut terjadi saat perjalanan menuju Stasiun Cibinong pada Senin (27/4/2026).

Baca Juga: May Day 2026: Buruh Apresiasi Prabowo dan Dasco, Tapi Soroti Upah!

Dalam video yang dibagikan, korban terlihat memegangi pria berjaket hoodie abu-abu dan memaksanya turun di stasiun untuk dilaporkan ke petugas.

“Liat ini, orang ini gesek-gesek ke gue. Ini bukan karena sempit, gue tahu karena gue bukan sekali naik kereta. Turun lu bareng gue, awas pergi,” ucap korban dalam video tersebut.

Korban mengaku kejadian itu terjadi saat kondisi kereta tidak terlalu padat, sehingga ia yakin tindakan tersebut bukan karena desakan penumpang.

Ia juga mengungkapkan kesulitan dalam memproses kasus tersebut secara hukum karena minimnya saksi yang bersedia memberikan keterangan.

“Saya benar-benar butuh saksi untuk bisa proses orang ini ke jalur hukum. Ini (terjadi) di kereta Nambo yang sampai di Cibinong jam 19.01 WIB,” ungkapnya.

Menurut pengakuannya, pihak operator kereta menyampaikan bahwa laporan sulit dilanjutkan tanpa saksi tambahan. Selain itu, tidak semua rangkaian KRL dilengkapi kamera pengawas.

“Saya sudah minta cek CCTV kereta, tapi katanya tidak semua kereta punya CCTV,” jelasnya.

Yang lebih disorot, korban mengaku sempat diminta diam oleh sejumlah penumpang lain saat berusaha mengungkap kejadian tersebut.

“‘Nggak usah berisik mba, nanti juga disuruh keluar,’” katanya menirukan ucapan salah satu penumpang.

Baca Juga: Taspen Sambangi Promedia, Bahas Santunan Rp283 Juta Korban Kecelakaan Kereta

Ia mengaku kecewa karena hanya sedikit orang yang memberikan dukungan saat dirinya berusaha melawan dan melaporkan dugaan pelecehan tersebut.

“Jujur sedih sekali pada saat itu hanya sedikit orang yang mendukung aku sebagai korban,” ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X