"Kami imbau masyarakat untuk menghindari waktu puncak arus balik tersebut agar pelayanan arus mudik berjalan aman, nyaman dan berkeselamatan," lanjut Agus.
Di sisi lain, pemerintah bersama operator jalan tol juga memberikan insentif untuk mengurai lalu lintas, salah satunya melalui diskon tarif tol.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengajak masyarakat untuk merencanakan waktu perjalanan dengan lebih baik.
"Kami memohon dan meminta kepada seluruh masyarakat yang hendak melakukan perjalanan kembali pulang, agar dapat memilih waktu kepulangan yang telah dianjurkan oleh pemerintah," ujarnya.
Baca Juga: Harga Minyak Naik, WFH Jadi Senjata Baru Pemerintah
Ia juga mengingatkan adanya potongan tarif tol sebesar 30 persen pada dua hari tertentu.
"Kami juga kembali mengingatkan kepada para pemudik untuk memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada periode arus balik selama dua hari yakni pada 26–27 Maret 2026 di 9 ruas tol Jasa Marga Group dengan perjalanan menerus," paparnya.
Kebijakan ini diharapkan mampu menyebar volume kendaraan sehingga tidak menumpuk di waktu tertentu.
"Tujuannya sama dengan yang dianjurkan oleh Bapak Menhub dan Bapak Kakorlantas Polri, yakni agar distribusi volume lalu lintas arus balik dapat terkendali," tandasnya.***
Artikel Terkait
Puncak Kepadatan Arus Balik Diperkirakan H+2 Selasa 25 April 2023
Pemerintah Imbau Masyarakat Hindari Puncak Arus Balik. Khusus ASN TNI Polri BUMN Berlaku Ketentuan Khusus
Pakai Heli, Kapolri Tinjau Arus Balik di Tol Kalikangkung-Cikampek hingga Jalur Arteri
Puncak Arus Balik di Kalbar: Lebih dari 8.000 Penumpang Gunakan Penerbangan di Bandara Supadio Dalam Sehari
Mudik Lebaran Core 2026, Wanita Ini Tertinggal di Rest Area
Lebaran Tak Hanya Mudik, Ada “War” Sajadah yang Unik