PONTIANAKGLOBE -- Pemerintah memprediksi tren kenaikan arus balik mulai terjadi ditandai dengan pergerakan penumpang dan kendaraan pada Senin (24 April 2023).
Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan untuk puncak kepadatan arus mudik diperkirakan berlangsung pada Selasa (25 April 2023).
"Kami menganjurkan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik dapat dilakukan sebelum dan setelah tanggal tersebut agar terhindar dari kepadatan," kata Adita Irawati dikutip Pontianak Globe.
Hal itu, menurutnya, melihat pergerakan pemudik yang yang tinggi saat H-1 dan H1 Lebaran 2023. Adita Irawati menyebutkan bahkan pada H1 Lebaran ada sebanyak 532.881 orang menggunakan angkutan umum.
Angka itu muliputi, sebanyak 167.490 orang atau sebesar 31,43% menggunakan angkutan udara. Sebanyak 135.049 orang atau sebesar 25,34% menggunakan angkutan kereta api.
Selanjutnya, sebesar 22,42% atau sebanyak 119.450 orang menggunakan angkutan penyeberangan, sebesar 14,56% atau 77.562 orang menggunakan angkutan jalan (AKAP), dan sebesar 6,25% atau 33.330 orang menggunakan angkutan laut.
"Total kumulatif pengguna angkutan umum mencapai 7,02 juta atau meningkat 9,85% dibandingkan dengan 2022 yang sebanyak 6,39 juta orang," kata Adita Irawati.
Artikel Terkait
Komisi V DPRI RI Minta Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan Siaga Arus Mudik Balik Lebaran 2023
Gubernur Kalbar Sutarmidji Minta Beras Tersedia Jelang Idul Fitri 2023
Stok Daging Sapi, Ayam dan Telur di Kalbar Aman Jelang Idul Fitri 2023, Segini Harga Rerata Per Kilogram
Semarakkan Malam Takbiran Idul Fitri 2023, 27 Kelompok Meriam Bersiap Tampil