Puding MBG Berbelatung, Julfa Hannan Akui Lalai

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Rabu, 4 Maret 2026 | 19:31 WIB
Viral puding stroberi menu MBG di Lowokwaru, Kota Malang ditemukan belatung hidup. (Dok. Instagram/info_malang)
Viral puding stroberi menu MBG di Lowokwaru, Kota Malang ditemukan belatung hidup. (Dok. Instagram/info_malang)

PONTIANAKGLOBE.COM, MALANG -- Video yang memperlihatkan adanya belatung hidup di dalam puding stroberi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu SD di Kecamatan Lowokwaru, Malang, beredar luas di media sosial.

Peristiwa itu diduga terjadi pada Selasa (3/3/2026). Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab disebut merupakan SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2.

Baca Juga: Guru di Blitar Keluhkan Aturan Kantong MBG Saat Ramadan

Video tersebut awalnya berasal dari laporan orang tua siswa yang dibagikan melalui grup WhatsApp kelas, lalu diunggah ulang oleh akun Instagram @info_malang.

“Bu, maaf ini ada belatungnya yang masih hidup. Ada di bagian ini sama sini,” terdengar suara dalam video.

Rekaman itu juga menunjukkan belatung yang masih bergerak di atas potongan stroberi dalam puding.

“Ini gerak-gerak belatungnya. Ini juga, iya apa bukan? Agak merinding,” lanjut suara dalam video tersebut.

Setelah video viral, akun TikTok SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 dibanjiri komentar warganet yang meminta klarifikasi. Sejumlah orang tua mengaku menemukan hal serupa pada puding yang diterima anak mereka.

“Punya anakku tadi stroberinya busuk,” tulis akun @shin*****y.

“MBG hari ini temanya puding stroberi belatung, di puding banyak belatung yang masih hidup rata-rata semua ada belatungnya. Termasuk di anak saya juga ada belatung yang masih hidup,” tulis akun @Alv********s.

Kepala SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2, Julfa Hannan, memberikan tanggapan atas temuan tersebut. Ia mengakui adanya kelalaian dalam proses distribusi.

“Mohon maaf kami kurang teliti jikalau puding yang kami bagikan tadi ditemukan ulat pada stroberi, bisa dibuang, ya,” ujar Julfa.

“Kami ke depan akan melakukan evaluasi terutama pada menu-menu yang riskan termasuk stroberi. Ke depannya kami juga akan menggantikan dengan menu hari selanjutnya dengan yang lebih baik,” lanjutnya.

Baca Juga: Detik-Detik Penambang Terjebak Lahar Dingin Merapi

Pemerintah Kota Malang memastikan akan melaporkan temuan tersebut secara resmi kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa sanksi akan diberikan jika terbukti melanggar standar operasional prosedur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X