PONTIANAKGLOBE.COM, SIKKA -- Kondisi fasilitas pendidikan yang belum merata kembali menjadi sorotan publik setelah video tentang siswa SMPN 48 Sa Ate Gaikiu di Desa Bu Selatan, Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan para siswa tetap mengikuti kegiatan belajar meski bangunan sekolah mereka mengalami kerusakan parah.
“Bangunan runtuh (tidak) libur. Bangunan runtuh, tetap sekolah,” dikutip dari keterangan unggahan akun TikTok @niamaris97 pada Jumat (13/2/2026).
Baca Juga: Ratusan Foto Jurnalistik Ramaikan Pameran IFG di HPN 2026
Kerusakan sekolah terjadi akibat angin kencang yang menerjang bangunan hingga sebagian besar atapnya terlepas. Beberapa kayu penyangga atap terlihat patah, membuat ruang kelas yang terbuat dari bambu menjadi tidak aman digunakan untuk belajar.
Berdasarkan keterangan pemilik unggahan, hingga kini bangunan sekolah tersebut belum mendapatkan perbaikan.
Video yang telah ditonton lebih dari 86 ribu kali itu juga memperlihatkan para siswa belajar tanpa meja dan kursi. Mereka duduk melingkar di lantai tanah, di tengah puing kayu bekas patahan bangunan.
“Di saat anak-anak yang lain mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai, berbeda dengan anak-anak ini. Mereka menerima pelajaran sambil duduk melingkar di tanah,” tulisnya.
Baca Juga: Investor Asing Dianggap Masih Melirik Properti Indonesia
“Terlihat begitu kejam, tapi itu sudah nasib anak-anak di pelosok negeri. Hanya untuk bermimpi saja, mereka berdarah-darah,” lanjutnya.
SMPN 48 Sa Ate Gaikiu diketahui baru berdiri dan diresmikan pada Mei 2024. Bangunan sekolah yang masih menggunakan dinding bambu dan lantai tanah membuatnya rentan rusak, terutama saat cuaca ekstrem.***
Artikel Terkait
Di Tengah Bencana, Guru Nur Ali Hibahkan 7.500 Meter Tanah Demi Sekolah Anak Tapsel
Sekolah Rakyat Tak Cuma Andalkan Data, Kemensos Jemput Anak Miskin hingga ke Hutan
Kerikil Penuhi Jalan Depan Sekolah, Keluhan Guru SMAN 2 Sangatta Utara Viral di Media Sosial
Dua Bulan Pascabanjir Aceh Utara, Anak-anak Riseh Tunong Masih Kesulitan Berangkat Sekolah
Sekolah Hancur Diterjang Banjir, Siswa di Aceh Tamiang Bawa Meja Sendiri
Demi Sekolah, Pelajar Ini Lewati Jembatan Goyang di Tengah Banjir