Aceh Krisis, Mualem Buka Pintu Lebar untuk Bantuan dari Luar Negeri

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Senin, 8 Desember 2025 | 20:15 WIB
Gubernur Aceh Muzakir Manaf pastikan Aceh terima bantuan internasional.  (Dok. Instagram/muzakirmanaf1964)
Gubernur Aceh Muzakir Manaf pastikan Aceh terima bantuan internasional. (Dok. Instagram/muzakirmanaf1964)

PONTIANAKGLOBE.COM, ACEH BESAR -- Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak keberatan bila Aceh menerima bantuan dari negara lain untuk menangani dampak banjir dan longsor.

Ia menilai menolak bantuan di situasi seperti sekarang justru merupakan tindakan keliru.

“Yang jelas, bantuan dari luar disalurkan dengan tepat, contohnya dari Kuala Lumpur, Malaysia juga dengan dokter dan obat-obatan,” kata Mualem usai rapat dengan Presiden Prabowo di Aceh pada Minggu malam (7/12/2025). 

“Mereka dalam beberapa hari ini, mungkin Rabu akan datang dan membawa obat sebanyak 3 ton lagi, bersama banyak dokter datang ke Aceh,” tambahnya.

Baca Juga: RSUD Belum Pulih, Menkes Budi Minta 300 Dokter untuk Selamatkan Warga Aceh di Pengungsian

Ia menegaskan bahwa tidak ada larangan bagi pihak manapun untuk membantu Aceh.

“Tidak ada larangan dan kemarin saya dengar orang mencari mayat-mayat tapi semuanya sudah saya kroscek tidak ada, semuanya lancar,” ujar Mualem.

Menurutnya, mempersulit bantuan adalah tindakan yang tidak masuk akal.

“Mereka tolong kita, masa kita persulit, kan bodoh,” katanya.

Sebelumnya, ramai diberitakan bahwa Mualem mendatangkan tim dari China untuk mendeteksi korban yang tertimbun lumpur dan longsor. Ia menjelaskan tim itu kini menyisir sejumlah titik terdampak parah untuk mencari korban yang belum ditemukan.

“Itu kepakaran mereka, itu tugas mereka yang datang ke sini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan tim tersebut bukan dari pemerintah China, melainkan dari sebuah lembaga swadaya masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan pemerintah.

“Itu saya rasa dari LSM juga berkaitan dengan pemerintah,” lanjutnya.

Mualem mengingatkan pentingnya saling membantu dan mengutamakan warga terdampak. Ia menegaskan pemerintah akan menindak keras siapa saja yang menyalahgunakan bantuan.

“Makanya kita perlu kesadaran dalam membantu masyarakat kita, jangan ambil kesempatan dalam air keruh,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X