Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pemerintah telah mengerahkan total 11 helikopter dari Jakarta untuk mendukung distribusi bantuan.
Baca Juga: 442 Tewas, 402 Hilang: Mengapa RI Belum Tetapkan Darurat Nasional?
Sembilan helikopter sudah berada di lokasi sejak 26 November 2025 untuk operasi bantuan dan pemantauan, sementara dua lainnya diberangkatkan ke Aceh pada 29 November 2025 untuk membantu wilayah yang aksesnya terputus.
Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana per Minggu, 30 November 2025 pukul 17.00 WIB, jumlah korban meninggal di Tapanuli Tengah mencapai 73 orang. Sebanyak 104 orang masih dicari dan 508 mengalami luka-luka.***
Artikel Terkait
9 Kecamatan Terdampak: Sumut Dilanda Bencana Beruntun
Instruksi Presiden Tengah Malam: Hercules Terbang, Bantuan Diguyur ke Lokasi Bencana
Siklon Ganda Picu Bencana, BNPB Ungkap Kerusakan Menggila di Tapanuli Tengah
Banjir Bandang hingga Longsor: Agam Dilanda Bencana Terburuk dalam Tahun Ini
Perintah Presiden: Pratikno Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional Atasi Bencana Sumatera
Hujan Mereda, Ancaman Masih Membayangi: BNPB Ungkap Fakta Terbaru Bencana Sumbar