Kudeta Senyap di PBNU? Gus Yahya Tepis Pemberhentian dan Tegaskan Mandat Muktamar

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Jumat, 28 November 2025 | 10:07 WIB
Menyoroti pernyataan Ketum PBNU, Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya usai dirinya didesak mundur dari jabatannya.  (Dok. Instagram.com/@yahyacholilstaquf)
Menyoroti pernyataan Ketum PBNU, Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya usai dirinya didesak mundur dari jabatannya. (Dok. Instagram.com/@yahyacholilstaquf)

“Saya itu tahun 2018 sudah pernah pergi ke Israel, saya bertemu Netanyahu (Perdana Menteri Israel), Presiden Israel,” terang Gus Yahya di Surabaya, Sabtu, 23 November 2025.

"Saya bertemu juga dengan berbagai elemen di sana di dalam berbagai forum tahun 2018,” sambungnya.

Ia menegaskan bahwa perjalanan itu telah diketahui peserta Muktamar NU 2021.

“Pada tahun 2021 Muktamar (NU), cabang-cabang dan PWNU milih saya. Mereka sudah tahu saya sudah pernah ke Israel, saya bertemu Netanyahu, mereka memilih saya,” tegasnya.

Baca Juga: Benarkah Nama Baik PBNU Tercemar? Tuduhan Serius Mengantar Gus Yahya Turun

Gus Yahya kembali menekankan bahwa sejak 2018 sikapnya terhadap Palestina tidak berubah.

“Oh saya terang-terangan dan tegas di berbagai forum di Yerusalem bahkan di depan Netanyahu bahwa saya datang ke sini demi Palestina,” imbuhnya.

"Itu saya nyatakan di semua kesempatan dan saya nggak akan pernah berhenti dengan posisi itu apapun yang terjadi,” tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X