Ia menambahkan perlunya proses pembuktian yang objektif serta hak untuk memberikan klarifikasi secara terbuka.
“Maka suatu proses pembuktian yang benar dan objektif juga harus dilakukan. Itu berarti, yang bersangkutan harus diberi hak untuk memberikan klarifikasi secara terbuka,” katanya.
Baca Juga: Setelah Ira Diberi Rehabilitasi, Publik Singgung Abolisi untuk Tom Lembong
Secara terpisah, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menilai polemik tersebut masih dalam batas dinamika organisasi dan telah ditangani melalui mekanisme Syuriyah.
“Ini dinamika organisasi yang sedang berjalan,” ujarnya di Jakarta, Senin, 24 November 2025.
Ia meminta seluruh warga NU tetap tenang dan tidak memprovokasi situasi. “Saya minta semua pengurus dan warga NU tetap tenang, tidak terbawa arus berita yang menyesatkan, dan tidak memperbesar kesalahpahaman,” tuturnya.***
Artikel Terkait
Prabowo Mengadakan Pertemuan Silaturahmi Kebangsaan dengan 1.600 Muslimat NU dan Relawan Jawa Timur, Mengucapkan Terima Kasih
Prabowo Tagaskan Sangat Menghargai Dukungan dan Komitmen NU dalam Mendukung Pemerintahan Mendatang
Pemerintah Beri Izin Tambang Khusus ke Ormas Keagamaan, NU, Muhammadiyah, hingga HKBP
Sosok yang Tertawa Lebar Saat Gus Miftah Hina Penjual Es Teh Akhirnya Minta Maaf, Siapa Dia?
Dilema Gus Miftah Mundur dari Jabatan Utusan Presiden, Sunhaji Belum Ikhlas, Deddy Corbuzier Justru Beri Dukungan
Banjir Jakarta Rendam 122 RT, Gus Ipul Pastikan Bantuan dan Perbaikan Rumah