Pesawat Cessna Jatuh di Sawah Karawang, Lima Awak Selamat Tanpa Luka

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Sabtu, 22 November 2025 | 12:19 WIB
Menyoroti insiden Pesawat Cessna yang jatuh di area pematang sawah, Tirtamulya, Karawang.  (Dok. Polri)
Menyoroti insiden Pesawat Cessna yang jatuh di area pematang sawah, Tirtamulya, Karawang. (Dok. Polri)

PONTIANAKGLOBE.COM, KARAWANG -- Sebuah pesawat GA-28 Airplane milik PT Wise Air melakukan pendaratan darurat di area persawahan Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Jumat, (21/11/2025) pukul 15.00 WIB.

Pesawat tersebut mengangkut lima orang, termasuk kru internal PT Wise Air, dan seluruhnya dipastikan selamat. Sie Dokes Polres Karawang menyatakan hasil pemeriksaan medis menunjukkan seluruh penumpang dalam kondisi baik.

Baca Juga: Operasi Besar Polda Metro Bongkar Pemasok Utama Pakaian Bekas Impor

Insiden terjadi saat pesawat dalam perjalanan menuju Cirebon tanpa indikasi gangguan sebelumnya. Pilot pesawat, Kapten Eko Agus Nugroho, menjelaskan gangguan muncul tiba-tiba ketika pesawat mencapai ketinggian menengah.

“Saat pesawat sudah mencapai ketinggian 5.500 kaki, secara tiba-tiba mesin seperti tidak bertenaga, ‘loss power’,” ujar Eko kepada awak media di Karawang, Jawa Barat, pada Sabtu, (22/11/2025). 

Eko menuturkan, turunnya tenaga mesin membuat pesawat kehilangan ketinggian secara drastis dalam waktu singkat.

“Setelah kehilangan tenaga, kami langsung mencari area yang paling memungkinkan agar bisa menyentuh tanah dengan aman,” jelas Eko.

Pesawat sebelumnya lepas landas dari Bandara Budiharto, Tangerang, pada pukul 13.50 WIB menuju Bandara Cakrabuana, Cirebon, sebelum mengalami gangguan di udara.

Pendaratan dilakukan di lahan persawahan Dusun Waluya, Desa Kertawaluya, sekitar pukul 14.20 WIB. Lokasi dipilih karena menjadi area terbuka terdekat yang dinilai aman untuk menyentuh tanah tanpa membahayakan awak pesawat.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyampaikan dugaan awal penyebab insiden berdasarkan pemeriksaan awal.

“Diduga akibat teknikal error berupa ‘loss power’, kemudian pesawat mendarat darurat di pesawahan Dusun Waluya,” ungkap Hendra dalam pernyataan resminya, pada Jumat, (21/11/2025). 

Polisi telah memasang garis pengamanan di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Seluruh awak telah dimintai keterangan untuk mendalami sumber gangguan teknis.

Baca Juga: Seismograf Catat Aktivitas Tinggi, Letusan Gunung Semeru Berpotensi Luncurkan Guguran Baru

Bagian sayap dan roda pendaratan pesawat mengalami kerusakan akibat mendarat di lahan berlumpur, namun tidak menimbulkan kebakaran maupun tumpahan bahan bakar.

Hingga saat ini, penyelidikan teknis masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti hilangnya tenaga mesin. Aparat kepolisian dan pihak terkait masih menjaga lokasi hingga pemeriksaan seluruh komponen pesawat selesai dilakukan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X