Udang Beku Terpapar Radioaktif, DPR Soroti Pengawasan Lemah di Industri

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Selasa, 11 November 2025 | 21:47 WIB
DPR desak Kemenperin soal keamanan udang beku di pasar lokal.  (Foto: Ilustrasi - Unsplash/Etienne Girardet)
DPR desak Kemenperin soal keamanan udang beku di pasar lokal. (Foto: Ilustrasi - Unsplash/Etienne Girardet)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Komisi VII DPR RI menyoroti dugaan pencemaran radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada udang beku ekspor asal Indonesia dalam rapat dengar pendapat bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

DPR mendesak agar Kemenperin memastikan keamanan produk serupa yang beredar di pasar lokal agar tidak membahayakan konsumen dalam negeri.

Baca Juga: Dony Oskaria: Dunia Usaha Tak Cemas Soal Redenominasi Rupiah

Wakil Ketua Komisi VII DPR, Evita Nursanty, mempertanyakan kemungkinan udang dari produksi yang sama juga didistribusikan untuk konsumsi masyarakat Indonesia.

“Ini didistribusikan di dalam negeri enggak, Pak? Ini kan kita bicara udang yang diekspor,” ujar Evita dalam rapat pada Senin, (10/11/2025). 

Ia menegaskan, perhatian pemerintah tidak boleh hanya tertuju pada pasar ekspor, tetapi juga harus menjamin keamanan pangan masyarakat sendiri.

“Jangan-jangan udangnya juga dijual di sini tapi tidak ada tindakan apa pun. Kalau ternyata masyarakat kita yang makan, dampaknya bisa muncul 10 tahun lagi,” tambahnya.

Evita meminta pemerintah segera menyisir produk udang beku di pasar domestik untuk memastikan tidak ada yang terpapar zat radioaktif. DPR juga menekankan perlunya penarikan tegas jika ditemukan bukti penyebaran udang beku yang terkontaminasi di dalam negeri.

“Kalau memang ada distribusi domestik yang tercemar, harus ditarik dari pasaran. Kita harus melindungi rakyat sendiri,” tegasnya.

Kasus dugaan pencemaran radioaktif ini mencuat setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menemukan kandungan Cs-137 pada udang beku dari Indonesia yang dikirim oleh PT Bahari Makmur Sejati (BMS Food).

Produk tersebut sempat dijual di ritel Walmart, hingga FDA mengimbau masyarakat AS untuk tidak mengonsumsinya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyebut Indonesia justru menjadi korban dalam kasus ini.

Baca Juga: Kasus Roy Suryo Jadi Tes Keadilan: Mahfud Minta Penegak Hukum Jangan Serampangan

Ia menjelaskan bahwa pemerintah menemukan 14 kontainer udang asal Filipina yang juga terdeteksi mengandung Cs-137 di Pelabuhan Tanjung Priok dan segera dikirim balik ke negara asal.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan bahwa kasus dugaan pencemaran radioaktif ini telah naik ke tahap penyidikan setelah tim gabungan menemukan indikasi pelanggaran pengelolaan limbah di kawasan industri Cikande, Banten.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X