Sidang Korupsi Belum Dimulai, Rumah Hakimnya Sudah Terbakar, Kebetulan atau Teror Terselubung?

photo author
- Jumat, 7 November 2025 | 10:22 WIB
Menyoroti insiden kebakaran rumah hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Khamozaro Waruhu di Kota Medan, Sumatera Utara.  (Dok. Damkar Medan)
Menyoroti insiden kebakaran rumah hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Khamozaro Waruhu di Kota Medan, Sumatera Utara. (Dok. Damkar Medan)

PONTIANAKGLOBE.COM, MEDAN -- Linimasa media sosial tengah ramai menyoroti insiden kebakaran rumah milik Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Khamozaro Waruwu, pada Selasa, (4/11/2025), sekitar pukul 10.43 WIB. Peristiwa itu terjadi di kediamannya di Jalan Pasar II, Komplek Taman Harapan Indah, Tanjung Sari, Kota Medan.

Khamozaro mengungkapkan, api melahap kamar tidur utama rumahnya, namun beruntung saat kejadian rumah dalam keadaan kosong.

“Kejadiannya di kamar tidur utama, rumah dalam keadaan kosong,” ujar Khamozaro kepada awak media di lokasi, Selasa malam.

Baca Juga: Lima Anggota DPR Disidang MKD, Ada yang Joget di Sidang Negara hingga Ucapan Kasar

Publik kemudian menyoroti waktu kejadian tersebut, yang terjadi sehari sebelum sidang pembacaan tuntutan kasus korupsi proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). Sidang terhadap terdakwa mantan Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Obaja Putra Ginting, dijadwalkan berlangsung Rabu, (5/11/2025). 

Kasus yang menjadi perhatian publik ini merupakan lanjutan dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Juni 2025 yang menyeret sejumlah pejabat dan kontraktor.

Khamozaro menuturkan, dirinya baru mengetahui rumahnya terbakar saat tengah memimpin sidang.

“Ada yang menelpon saya, tapi karena sidang saya tidak angkat. Saat dibalas lewat WA, baru diberi tahu rumah saya kebakaran,” ujarnya.

“Saya langsung syok, menutup sidang, dan segera ke rumah naik motor bersama sekuriti," tambahnya. 

Setibanya di lokasi, api telah menghanguskan sebagian besar bangunan.

"Yang tersisa hanya baju di badan. Pakaian kantor, dokumen kepegawaian, dan perhiasan istri yang dikumpulkan bertahun-tahun habis terbakar,” katanya.

Rumah sederhana yang ia beli sejak 2009 itu kini hanya menyisakan puing-puing.

Hakim PN Medan tersebut mengatakan telah melapor ke Polsek Sunggal dan berharap penyelidikan dapat segera mengungkap penyebab kebakaran.

“Saya anggap musibah, tapi mudah-mudahan segera ada kejelasan,” tuturnya.

Namun, setelah kejadian itu, Khamozaro mengaku sering menerima telepon misterius dari nomor tak dikenal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X