Selesai Sudah Era Kluivert, Erick Thohir Umumkan Target Baru untuk Timnas Indonesia

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:33 WIB
Patrick Kluivert resmi dicepat dari posisi pelatih timnas Indonesia.  (Dok. PSSI)
Patrick Kluivert resmi dicepat dari posisi pelatih timnas Indonesia. (Dok. PSSI)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Setelah hampir setahun memimpin skuad Garuda, perjalanan Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia resmi berakhir.
Kabar pemutusan kerja sama itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Kamis, (16/10/2025).

Dalam unggahan tersebut, Erick menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi dan dedikasi Kluivert selama mendampingi Timnas Indonesia.

“Terima kasih atas kontribusi Coach Patrick Kluivert dan tim kepelatihannya selama hampir 12 bulan untuk PSSI dan Timnas Indonesia,” tulis Erick.

Baca Juga: Prabowo Buka Pintu untuk WNA, BUMN Siap Dikelola dengan Standar Dunia

Ia menegaskan, keputusan berpisah ini diambil secara baik-baik dan atas kesepakatan bersama.

“Dengan penuh rasa hormat, PSSI dan Coach Patrick beserta tim kepelatihan sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini,” lanjutnya.

Langkah ini menjadi titik evaluasi penting bagi federasi sepak bola nasional. Erick mengatakan, PSSI kini akan melakukan peninjauan menyeluruh dan menyiapkan arah baru pembinaan jangka panjang Timnas Indonesia.

Ada tiga target besar yang menjadi fokus PSSI ke depan yaitu menembus peringkat 100 besar FIFA, tampil kompetitif di Piala Asia 2027, dan menembus Piala Dunia 2030.

“Kita akan melakukan evaluasi dan menentukan target berikutnya agar Timnas Indonesia bisa masuk 100 besar FIFA, tampil di Piala Asia 2027, dan menuju Piala Dunia 2030,” tulis Erick.

Langkah ini menandai pergeseran strategi PSSI dari sekadar mengejar hasil jangka pendek menuju pembangunan tim yang lebih sistematis dan berkelanjutan.

Keberhasilan Timnas Indonesia menembus ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 disebut sebagai capaian penting yang menjadi pondasi menuju masa depan lebih besar.
Perjalanan panjang skuad Garuda dimulai sejak fase pertama pada Oktober 2023, ketika Indonesia menyingkirkan Brunei Darussalam dengan agregat 12-0.

Baca Juga: Viral! Candaan Prabowo soal Oxford dan Harvard Bikin Steve Forbes dan Hadirin Tertawa

Di putaran kedua, Indonesia tergabung di Grup F bersama Irak, Vietnam, dan Filipina. Skuad Garuda sukses melangkah ke babak berikutnya setelah finis di posisi dua besar.
Namun, di putaran ketiga, meski sempat menorehkan hasil bersejarah melawan tim-tim kuat seperti Jepang dan Australia, performa yang belum konsisten membuat Indonesia hanya finis di peringkat keempat.

Kekalahan beruntun dari Arab Saudi (1-2) dan Irak (0-1) akhirnya menghentikan langkah Indonesia menuju Piala Dunia 2026.
Meski begitu, capaian tersebut tetap dianggap sebagai batu loncatan penting bagi sepak bola nasional.

“Terima kasih untuk seluruh pemain, pelatih, ofisial, dan suporter yang sudah berjuang dan mendukung Timnas Indonesia,” tulis Erick menutup pernyataannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X