Di Balik Gebrakan 5.000 Koki BGN, Ada Akar Masalah MBG yang Tak Kunjung Selesai

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Sabtu, 11 Oktober 2025 | 16:30 WIB
Menyoroti langkah BGN menyebar 5000 koki profesional ke berbagai SPPG usai maraknya kasus keracunan massal MBG.  (Dok. Instagram.com/@badangizinasional.ri)
Menyoroti langkah BGN menyebar 5000 koki profesional ke berbagai SPPG usai maraknya kasus keracunan massal MBG. (Dok. Instagram.com/@badangizinasional.ri)

Ia menegaskan bahwa faktor penyebab bisa datang dari berbagai sisi, termasuk kebersihan alat masak, sanitasi air, dan distribusi bahan mentah. 

“Penjelasan WHO ini kami sampaikan sebagai bentuk kewaspadaan, bukan untuk menyimpulkan penyebab tunggal,” tambahnya.

Baca Juga: 108 Warga Kalbar Ajukan Perlindungan ke LPSK, Mayoritas Korban Kekerasan Seksual Anak

Langkah cepat BGN mendatangkan koki profesional dinilai positif. Namun, sejumlah pihak menilai perbaikan sistem jangka panjang jauh lebih penting.

Diperlukan tata kelola yang lebih kuat, mulai dari pengawasan bahan baku, standardisasi dapur, hingga kontrol distribusi makanan di daerah. 

“Selama bahan mentah dan sistem distribusinya belum sepenuhnya aman, risiko serupa akan tetap ada,” tutur Tjandra.

Ia pun menegaskan bahwa kasus keracunan tidak serta-merta mencerminkan kegagalan seluruh dapur SPPG, tetapi menjadi pengingat penting untuk memperkuat sistem dari hulu ke hilir.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X