Reshuffle Kabinet Prabowo: Erick Thohir Jadi Menpora, Purbaya Gantikan Sri Mulyani, Menko Polhukam Baru Dilantik

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 18 September 2025 | 13:25 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto kembali menggantikan posisi sejumlah menteri di berbagai posisi strategis dalam kebijakan reshuffle.  (Instagram @prabowo)
Presiden RI, Prabowo Subianto kembali menggantikan posisi sejumlah menteri di berbagai posisi strategis dalam kebijakan reshuffle. (Instagram @prabowo)

Nama Sonny Sanjaya dan Naniek S Dayang pun ikut masuk mengisi posisi di Badan Geospasial Nasional (BGN), menegaskan konsistensi Prabowo menyempurnakan struktur pemerintahan.

Baca Juga: Seteru Ferry Irwandi vs Gusti Aju Dewi: Dari Tuduhan Manipulasi Video hingga Adu Gengsi Akademik

Meski reshuffle kali ini cukup luas, jumlah kursi menteri tetap 49 orang. Namun, posisi Menteri BUMN masih kosong setelah Erick Thohir resmi dilantik sebagai Menpora.

Reshuffle Ketiga

Jika ditelusuri, langkah ini menjadi reshuffle ketiga Prabowo sejak awal 2025.

  • Reshuffle pertama berlangsung pada 19 Februari 2025, ditandai dengan pergantian Satryo Brodjonegoro oleh Brian Yuliarto di kursi Mendikti Saintek. Saat itu, langkah ini disebut sebagai penyesuaian awal kabinet.

  • Reshuffle kedua digelar 8 September 2025, ketika nama besar seperti Sri Mulyani dan Budi Arie Setiadi digantikan. Pada momen itu pula, Prabowo melantik Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah, yang dianggap sebagai penajaman agenda keagamaan. Namun, kursi Menko Polhukam dan Menpora masih dibiarkan kosong.

  • Reshuffle ketiga pada 17 September 2025 mengisi kekosongan tersebut. Djamari Chaniago menempati kursi Menko Polhukam, sedangkan Erick Thohir resmi menakhodai Kemenpora. Kursi Wamenaker yang sebelumnya kosong akibat kasus hukum Immanuel Ebenezer juga akhirnya terisi.

Baca Juga: Gaya Koboi Menkeu Baru RI: Optimistis soal Pertumbuhan Ekonomi, tapi Berisiko Picu Ketidakstabilan Pasar

Dengan tiga kali reshuffle hanya dalam delapan bulan pertama pemerintahan, publik kini menanti apakah Prabowo akan kembali melakukan perombakan atau mulai memasuki fase konsolidasi.

Yang jelas, jejak reshuffle ini menunjukkan upaya Presiden Prabowo dalam memastikan kabinetnya sejalan dengan visi strategis hingga akhir masa jabatan pada 2029 mendatang. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X