Akhirnya, Penerbangan Internasional Pontianak–Kuching Kembali Buka

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 12 September 2025 | 22:52 WIB
Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, kembali melayani penerbangan internasional dengan dibukanya rute Pontianak–Kuching dan Pontianak–Kuala Lumpur, Jumat (12/9/2025). (Dok. Prokopim Pemprov Kalbar)
Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, kembali melayani penerbangan internasional dengan dibukanya rute Pontianak–Kuching dan Pontianak–Kuala Lumpur, Jumat (12/9/2025). (Dok. Prokopim Pemprov Kalbar)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, kembali melayani penerbangan internasional dengan dibukanya rute Pontianak–Kuching dan Pontianak–Kuala Lumpur, Jumat (12/9/2025).

Maskapai AirAsia menjadi yang pertama menerbangi rute tersebut sejak status internasional bandara dipulihkan pada Juni lalu.

Baca Juga: Polisi Bongkar 29 Kasus PETI di Kalbar, Modus Mulai dari Tradisional hingga Alat Berat Pakai Ekskavator

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyebut, kehadiran kembali penerbangan internasional ini merupakan langkah strategis memperkuat konektivitas lintas kawasan.

Menurutnya, jalur udara tersebut akan membuka peluang lebih besar di sektor pariwisata, perdagangan, investasi, hingga akses layanan kesehatan ke Sarawak.

“Menjaga konektivitas ini artinya memperluas kesempatan kolaborasi, terutama dengan wilayah serumpun yang sejak lama berdampingan,” ujar Norsan saat peluncuran penerbangan perdana.

Ia juga mengapresiasi dukungan Angkasa Pura, AirAsia, serta instansi imigrasi, bea cukai, dan karantina dalam kelancaran operasional penerbangan.

Selain itu, penerbangan pagi dan sore diharapkan dapat mempermudah masyarakat Kalbar yang membutuhkan layanan medis di Sarawak, serta memperkuat kerja sama di bidang budaya, pariwisata, hingga inovasi digital seperti e-Visa dan e-BIC.

Baca Juga: Kronologi Pria di Kubu Raya Tewas dengan Luka Tembak di Kepala, Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Rakitan

Menteri Pengangkutan Sarawak, Dato Sri Lee Kim Shin, menyambut positif pembukaan kembali rute tersebut.

Ia menilai jalur udara Pontianak–Kuching–Kuala Lumpur bukan hanya membuka akses wisata, tetapi juga memperluas peluang usaha, pendidikan, kesehatan, dan investasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.

CEO AirAsia Malaysia, Dato’ Kapten Fareh Mazputra, menambahkan bahwa Indonesia adalah pasar penting bagi perusahaannya.

Ia bangga bisa kembali menghubungkan Pontianak dengan Kuching dan Kuala Lumpur, yang dinilai akan memberi kemudahan bagi penumpang sekaligus mendorong pariwisata dan bisnis.

Kegembiraan juga dirasakan penumpang.

Salah satunya Jumalia, warga Pontianak, yang menyebut rute ini sangat membantu masyarakat untuk bepergian, baik untuk wisata maupun berobat ke Kuching.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X