Antarnegara: Junko Seriguci Jepang dan Tim Unika St. Agustinus Hippo ke Stasiun Meteorologi Supadio

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Kamis, 14 September 2023 | 14:58 WIB
Foto bersama Rombongan Unika dan Staf di BMKG Supadio (KOMISI KOMUNIKASI SOSIAL KEUSKUPAN AGUNG PONTIANAK)
Foto bersama Rombongan Unika dan Staf di BMKG Supadio (KOMISI KOMUNIKASI SOSIAL KEUSKUPAN AGUNG PONTIANAK)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK, Kamis 14 September 2023 - Pada tanggal 14 September 2023, sebuah kunjungan istimewa dari Junko Seriguci dari Jepang dan rombongan Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo tiba di Stasiun Meteorologi Kelas 1 Supadio Pontianak.

Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memahami sistem penanggulangan bencana di Kalimantan Barat.

Kunjungan ini dipandu oleh Sutikno, Kasi Data dan Informasi Cuaca di Supadio Pontianak, yang menjelaskan perbandingan kondisi cuaca antara Kalimantan Barat dan Jepang.

Menariknya, angin kencang di Indonesia (100 km/h) ternyata jauh lebih rendah dibandingkan dengan Jepang (200 km/h).

Sutikno juga memberikan informasi tentang fenomena El Nino yang sedang berlangsung di Kalimantan Barat saat kunjungan ini terjadi.

Dampak El Nino bisa sangat berbeda di berbagai daerah, di mana di Indonesia, El Nino menyebabkan cuaca menjadi kering, sementara di Jepang, bisa memicu badai.

Selama kunjungan, rombongan juga diajak untuk melihat fasilitas-fasilitas di Stasiun Meteorologi, termasuk perangkat radio sonde dan pibal untuk pengamatan udara atas.

Mereka juga mendapatkan penjelasan tentang cara pelaporan data cuaca, pemantauan titik panas, dan potensi kebakaran hutan.

Salah satu poin penting yang dibahas adalah upaya pencegahan kebakaran hutan, yang melibatkan penyuluhan kepada masyarakat.

Meskipun kondisi di Kalimantan aman jika tidak ada pembakaran, namun masih terdapat permasalahan ketika oknum tetap membakar hutan meskipun telah dihimbau untuk tidak melakukannya.

Junko Seriguci sangat mengapresiasi sistem informasi di BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Supadio ini, yang memiliki peran penting dalam penanggulangan bencana.

Dia berharap sistem ini dapat terus ditingkatkan dan dipertahankan.

Kunjungan ini menjadi momentum berharga untuk pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara Indonesia dan Jepang dalam menghadapi ancaman bencana alam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Tags

Rekomendasi

Terkini

X