Pasar Mobil Listrik Mei 2025 Lesu, Penjualan Turun Meski Dihujani Insentif, Dominasi Impor China Kian Kuat

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 23 Juni 2025 | 10:57 WIB
Salah satu mobil listrik asal Korea Selatan, Hyundai Ioniq 5.  (ikpi.or.id)
Salah satu mobil listrik asal Korea Selatan, Hyundai Ioniq 5. (ikpi.or.id)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK --Optimisme terhadap pasar mobil listrik di Indonesia belum sepenuhnya terwujud.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan tren penjualan yang justru melambat pada Mei 2025.

GAIKINDO mencatat, total penjualan wholesales mobil listrik berbasis baterai (BEV) pada Mei hanya mencapai 6.391 unit—turun 13,63 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca Juga: Kronologi dan Identitas 3 Jemaah Haji Indonesia yang Hilang di Tanah Suci, PPIH Arab Saudi Terus Lakukan Pencarian

Penurunan ini terjadi di tengah kebijakan insentif dari pemerintah, termasuk keringanan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen untuk impor mobil listrik sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 12/2025.

Namun insentif tersebut belum mampu menggairahkan pasar secara signifikan.

Di tengah perlambatan, dominasi merek asal Tiongkok tetap tak terbendung.

Grup BYD memimpin pasar BEV Indonesia, namun hampir seluruh penjualannya masih berbasis impor utuh dari China, bukan produksi lokal yang diharapkan mendorong industri dalam negeri.

Baca Juga: Halmahera Selatan Dilanda Banjir Besar: Balita Tewas, Ribuan Warga Mengungsi

Model BYD Sealion 7 menjadi mobil listrik terlaris dengan penjualan 1.232 unit, meskipun turun 31,28 persen dari bulan sebelumnya.

Disusul BYD M6 (1.184 unit) dan Denza D9 (630 unit).

Kondisi ini menggarisbawahi lemahnya kapasitas produksi lokal dalam bersaing di segmen utama.

Baca Juga: Iran Ancam Balasan, Sebut Serangan AS ke Situs Nuklir Langgar Piagam PBB

Meski begitu, ada secercah harapan dari produk rakitan dalam negeri.

Chery J6 yang diproduksi di Bekasi mencatat penjualan 580 unit.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X