“Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan arti persatuan dan kolaborasi. Melalui Sinergi Karsa, IFG menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut tetap relevan untuk menjawab tantangan masa kini — menciptakan pembangunan berkelanjutan yang sejalan dengan prinsip ESG,” ujar Denny.
Baca Juga: IFG dan Rindam Jaya Tanamkan Nilai Pancasila untuk Bangun SDM Unggul dan Berkarakter
Ia menambahkan, kepedulian sosial, pemberdayaan perempuan, dan pelestarian lingkungan merupakan tiga pilar penting dalam strategi keberlanjutan IFG untuk mewujudkan masa depan yang inklusif dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Ketua Panitia Synergy Day 2025, Kannya Fitrie Kusumaningtyas, menyebut kegiatan ini sebagai wujud semangat kolaboratif IFG yang memberi manfaat nyata.
“Kami percaya bahwa sinergi bukan hanya tentang kerja sama antarperusahaan, tetapi juga tentang bagaimana kita bersama-sama menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan alam,” ujarnya.
“Sinergi Karsa” merupakan bagian dari rangkaian IFG Synergy Day 2025, yang akan berlanjut dengan:
-
“Sinergi Raga” (1 November 2025) — ajang sportainment dan kebugaran untuk mempererat hubungan antarpegawai.
-
“Sinergi Berdaya” (2 November 2025) — forum inovasi dan inspirasi lintas generasi.
Ketiganya mencerminkan semangat IFG untuk menebarkan nilai kolaborasi, keberdayaan, dan keberlanjutan bagi masyarakat dan bangsa. ***