lifestyle

4 Kontroversi Live Action Snow White Disney, Ucapan Rachel Zegler Tuai Kritik

Kamis, 27 Februari 2025 | 20:28 WIB
Disney kembali dengan live action yang berasal dari cerita anak-anak legendaris miliknya. Kali ini giliran Snow White yang siap untuk naik ke layar lebar pada 21 Maret 2025. (Disney)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Disney kembali menghadirkan film live action dari salah satu kisah dongeng klasiknya.

Kali ini, Snow White siap tayang di bioskop pada 21 Maret 2025.

Baca Juga: Perbandingan Film Dark Nuns vs Bogota, Mengapa Song Hye-kyo Sukses, Sedangkan Song Joong-ki Tersisih

Film ini mengadaptasi cerita Putri Salju, seorang putri yang jatuh tertidur akibat racun apel dan dibangunkan oleh ciuman seorang pangeran.

Namun, versi live action ini akan mengalami sejumlah perubahan yang cukup berbeda dari versi animasinya.

Meski belum resmi dirilis, Snow White live action telah menuai kontroversi, bahkan muncul seruan boikot di media sosial.

Berikut adalah beberapa kontroversi yang menyelimuti film ini.

1. Pemilihan Rachel Zegler sebagai Snow White

Aktris Rachel Zegler ditunjuk sebagai pemeran utama dalam film ini. Zegler merupakan aktris keturunan Kolombia dan Polandia, yang memiliki kulit kecokelatan.

Hal ini menuai protes dari sebagian penggemar yang menilai penampilannya kurang sesuai dengan karakter Snow White, yang dalam versi asli digambarkan memiliki kulit seputih salju.

Kontroversi terkait pemilihan aktor yang berbeda dari deskripsi karakter aslinya bukanlah hal baru bagi Disney.

Sebelumnya, pada tahun 2023, Halle Bailey juga mendapat kritik saat dipilih menjadi Ariel dalam film The Little Mermaid.

Baca Juga: Jeon Yeo-been dan Song Hye-kyo Bintangi Film Horor Dark Nuns yang Siap Tayang Januari 2025

2. Penggunaan CGI untuk 7 Kurcaci

Disney memutuskan untuk menggunakan teknologi CGI dalam menggambarkan tujuh kurcaci dalam film ini.

Halaman:

Tags

Terkini