PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bengkule Rajakng (TBBR) Agustinus atau yang dikenal juga sebagai Pangalangok Jilah mengaku sangat senang dengan kehadiran Presiden Jokowi ke Pontianak.
Gelar Pangalangok adalah pemimpin besar para panglima atau pangalima -- dialek Dayak Ba Ahe -- pasukan di masyarakat Dayak
Keberadaan Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) di pulau Borneo atau Kalimantan tak bisa disangkal eksistensinya.
BACA JUGA: Universitas Tanjungpura Pontianak Punya Eco Edu Forest, Begini Penjelasannya
Satu di antara buktinya, bisa berkomunikasi dan mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk hadir pada kegiatan TBBR yang bertema Bahaupm Bide Bahana.
Presiden Joko Widodo dijadwalkan menghadiri acara Bahaupm Bide Bahana, Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng di rumah Radakng Pontianak pada hari ini, Selasa 29 November 2022.
Pasukan Merah TBBR yang hadir tak hanya dari kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, namun juga dari pengurus se pulau Kalimantan serta dari Sarawak, Malaysia.
Pangalangok Jilah menyampaikan TBBR menunggu hingga kurang lebih 5 bulan, dan pada akhirnya undangannya tersebut disetujui oleh Presiden Jokowi.
Pangalangok Jilah menyebutkan setelah 5 bulan Presiden Jokowo langsung menanggapi undangan tersebut.
Awalnya Bahaupm Bide Bahana direncanakan digelar pada 19 November 2022.
Namun, karena Jokowi sedang banyak agenda, akhirnya disepakati kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 29 November 2022.
Pangalangok Jilah mengatakan Bahaupm Bide Bahana adalah pertemuan besar dari seluruh anggota Pasukan Merah TBBR di Kalimantan.
BACA JUGA: Tak Hanya Bikin Masakan Harum, Ternyata Ada 5 Manfaat Daun Seledri bagi Kesehatan Tubuh
Sebanyak 5 provinsi di Kalimantan atau pulau Borneo akan hadir mengirim perwakilannya.