Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Diangkat Jadi Saudara Kehormatan di Gawai Raa Lamba Lalo Suku Dayak Taman

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 15 September 2022 | 16:30 WIB
Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus saat menghadiri Gawai Raa Lamba Lalo pada pada 27-28 Juni 2022 silam, di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Mgr Agustinus diangkat sebagai saudara kehormatan. (IST/Komisi Komsos Keuskupan Agung Pontianak)
Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus saat menghadiri Gawai Raa Lamba Lalo pada pada 27-28 Juni 2022 silam, di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Mgr Agustinus diangkat sebagai saudara kehormatan. (IST/Komisi Komsos Keuskupan Agung Pontianak)

Oleh: Samuel | Staf Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

PONTIANAKGLOBE.COM, KAPUAS HULU - Ambrosius Sadau SH MSi melaksanakan Gawai Raa Lamba' Lalo pada pada 27-28 Juni 2022 silam.
Upacara adat Gawai Raa Lamba' Lalo merupakan tradisi yang hidup di masyarakat suku Dayak Taman.

Gawai Raa Lamba' Lalo dilaksanakan oleh Ambrosius Sadau SH MSi sebagai bentuk niat mulianya untuk para pendahulunya yakni kakek, nenek, orang tua, dan saudaranya yang sudah meninggal.

Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, yang diundang secara khusus dalam pesta adat tersebut pun mendapat penghargaan.

Mgr Agustinus Agus, diangkat atau diberi penghargaan sebagai saudara kehormatan pada Gawai Raa Lamba' Lalu Suku Dayak Taman oleh keluarga besar Ambrosius Sadau SH MSi.

Penghargaan tersebut diberikan karena kehadiran dan Mgr Agustinus Agus dianggap sebagai pantutan orang jujur yang bekerja untuk kepentingan banyak orang.

Salah satu keunikan dalam masyarakat Banuaka’ Taman adalah acara penghormatan terhadap leluhur yang telah meninggal dunia yakni dengan diadakan upacara adat yang disebut dengan gawai.

BACA JUGA: Siapa Lidya Natalia Sartono? Perempuan Dayak asal Kapuas Hulu, Mantan Ketua PMKRI Raih Gelar Doktor Pendidikan

BACA JUGA:Program Fulbright, Beasiswa bagi Guru dari Indonesia untuk Mengajar Bahasa di Universitas Amerika Serikat

Upacara gawai mempunyai serangkaian proses yang panjang dan banyak sekali rangkaian acara kegiatan yang dilalui sampai pada hari pelaksanaan gawai bahkan setelah pelaksanaan gawai itu sendiri.

Ambrosius Sadau SH MSi, adalah keluarga yang telah mampu melaksanakan kegiatan tersebut sebagai bentuk niat mulianya untuk para pendahulunya yakni kakek, nenek, orang tua, dan saudaranya.

Menurut Ambrosius Sadau agar manusia bisa hidup dengan tenteram damai dan sejahtera serta dapat mendapatkan rezeki yang layak, maka manusia bisa menghargai dan menghormati Sang Pencipta. Menghargai dan menghormati serta menjaga keserasian alam, juga para arwah leluhur.

Salah satu cara penghormatan kepada para Leluhur meurut adat-istiadat Banuaka’ Taman diwujudkan dalam bentuk upaya bentuk pesta adat gawai.

Dalam pelaksanaan Gawai Raa Lamba' Lalo, yang acara puncaknya terletak pada 27-28 Juni 2022, lalu Uskup Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, menjadi saudara sekaligus orang tua kehormatan Ambrosius Sadau yang mengadakan Gawai tersebut.

Penghargaan untuk Bupati Fransiskus Diaan
Selain Uskup Agustinus hadir pula sebagai saudara kehormatan keluarga yakni Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan SH sebagai saudara yang juga sama diberikan gelar adat kehormatan Suku Dayak Taman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X