kalbar-kita

Uskup Agustinus Resmikan Gereja Mendalam Putussibau Dedikasi untuk JC Oevang Oeray

Minggu, 23 Oktober 2022 | 13:03 WIB
Peresmian Gereja Paroki Santo Antonius dari Padua Mendalam, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, 18 Oktober 2022. Hadir Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus, Uskup Sintang Mgr Samuel Oton Sidin OFM Cap, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan dan tamu undangan. (Pontianak Globe)

Oleh: Samuel

PONTIANAKGLOBE.COM, KAPUAS HULU -- Uskup Agung Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, turut menghadiri peresmian Gereja Paroki Santo Antonius dari Padua Mendalam, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Persemian digelar sekitar pukul 15.00 WIB pada 18 Oktober 2022 lalu.

Mgr Agustinus Agus mengatakan berdirinya Gereja Katolik Santo Antonius dari Padua Mendalam tersebut didedikasikan kepada JC Oevang Oeray, Gubernur bangsa Dayak pertama di Kalimantan Barat.

BACA JUGA: Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2022, Jorge Martin Pole Position. Bagnaia Posisi ke-9 dan Quartararo ke-12

BACA JUGA: Komentar Menkes Soal Daftar Obat yang Viral: 102 Obat Masih Diuji dan Baru 5 yang Resmi Ditarik BPPOM

JC Oevang Oeray juga merupakan asli putra Mendalam, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.

Acara tersebut dihadir pula Uskup Keuskupan Sintang, Mgr Samuel Oton Sidin OFM Cap, dan Kepala Dinas Hortikultura dan Tanaman Pangan Ir Florentius Anum yang sekaligus mewakili Gubernur Kalimantan Barat. Serta, Fransiskus Diaan, Bupati Kapuas Hulu.

Kegiatan dimulai dengan penyambutan secara adat Mendalam untuk seluruh tamu kehormatan.

Kemudian dilanjutkan dengan Melaa' -- masih acara adat Mendalam -- dan perarakan ke tempat acara.

Dalam kata sambutan Gubernur Kalbar Sutarmidji yang dibacakan Ir Florentius Anom mengatakan, bahwa pembinaan keagamaan merupakan tanggung jawab bersama.

Untuk Itu, upaya yang strategis antara pemerintah daerah dan seluruh lembaga-lembaga, dan organisasi keagamaan, serta tokoh-tokoh agama agar masyarakat Kalbar yang agamis, perlu dilakukan. 

Gubernur Sutarmijdi mengajak seluruh komponen masyarakat Kalimantan Barat, khususnya yang hadir pada sore hari Ini, agar dapat menyikapi perbedaan-perbedaan dengan arif dan bijaksana.

"Mari bersama kita saling bertenggang rasa, memaafkan satu dengan yang lain atas segala kesalahan, kekhilafan dan kekeliruan kita masing-masing,” kata Sutarmidji.

“Dengan demikian, situasi dan kondisi Kalimantan Barat, yang telah aman dan damai ini, dapat membawa kita kepada kerukunan hidup umat beragama, yang religius dan sejahtera."

Halaman:

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB