PONTIANAKGLOBE.COM, SANGGAU – Bencana banjir Kembali melanda sejumlah kawasan di Kalimantan Barat.
Datang nya musim hujan disertai dengan daya dukung alam yang mulai berkurang, sebagai dampak dari deforestasi hutan dan pembukaan lahan sawit yang massif, menyebabkan beberapa kawasan mudah terendam banjir.
Di Kabupaten Sanggau, setidaknya ada dua desa di satu kecamatan terdampak banjir.
Dua desa di Kecamatan Tayan Hulu dimaksud adalah desa Berarak dan Desa Sosok.
Pemerintah perlu mengantisipasi agar banjir yang melanda tak terlalu berdampak bagi masyarakat, seperti kesehatan hingga persoalan ekonomi.
Dikutip www.pontianakglobe.com dari www.insidepontianak.com yang berjudul: Dua Desa di Tayan Hulu Sanggau Diterjang Banjir, BPBD Imbau Masyarakat Selalu Waspada, berikut ulasan lengkapnya:
Sebanyak dua Desa di Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau yaitu Desa Berakak dan Desa Sosok diterjang banjir, Kamis, 15 September 2022.
Di Desa Berakak terdapat tiga RT yaitu RT 001 sebanyak 114 jiwa dari 29 Kepala Keluarga, RT 002 ada 49 jiwa dari 29 Kepala Keluarga, dan RT 004 ada 50 jiwa dari 13 Kepala Keluarga.
"Total di tiga RT Desa Berakak itu ada 212 jiwa dari 54 Kepala Keluarga, dan ada 1 Kepala Keluarga 3 jiwa mengungsi ketempat keluarganya," ujar Kepala Seksi Pencegahan Bencana BPBD Sanggau, Kristian Hendro, Kamis (15/9/2022).
Sementara di Desa Sosok ada enam Dusun yakni Dusun Perayaan Dangku RT 09, ada 27 jiwa dari 6 Kepala Keluarga, Dusun Sosok I RT 01, ada 80 jiwa dari 33 Kepala Keluarga.
Dusun Moling RT 01 ada 35 jiwa dari 8 Kepala Keluarga, Dusun Barage ada 152 jiwa dari 60 Kepala Keluarga, Dusun Sosok II ada 148 jiwa dari 50 Kepala Keluarga, dan Dusun Tahan RT 05, ada 75 jiwa dari 20 Kepala Keluarga.
"Total di Desa Sosok itu ada 517 jiwa dari 177 Kepala Keluarga," ungkap Kristian Hendro.
Kristian Hendro menghimbau kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah aliran sungai (DAS) untuk selalu waspada mengingat kondisi air bisa saja naik sewaktu-waktu.