PONTIANAKGLOBE.COM, KUBU RAYA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat bersama TNI melaksanakan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, pada Selasa, 10 Juni 2025.
Operasi ini mencakup pemadaman api, pemblokiran titik api, serta pembasahan area terdampak.
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Pastikan Izin Tambang Dicabut, Klarifikasi Foto Viral Raja Ampat
Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar Daniel mengatakan meski berlangsung intensif, tim gabungan menghadapi sejumlah tantangan di lapangan yang memperlambat proses penanganan karhutla.
Beberapa kendala yang dihadapi antara lain: Aksesibilitas lokasi yang sulit dijangkau, menyulitkan mobilisasi personel dan peralatan ke titik api.
"Selain itu kondisi lahan gambut yang kering dan mudah terbakar, menyebabkan api cepat menyebar dan sulit dipadamkan," kata Daniel.
Ia menambahkan asap tebal yang mengurangi jarak pandang, menyulitkan tim dalam menentukan arah pemadaman secara akurat.
Baca Juga: Tersenyumlah, Kaka Ricky, Meski Garuda Tak Berkutik di Osaka
Keterbatasan sumber daya, seperti air dan peralatan pemadaman yang memadai, juga menjadi hambatan dalam menanggulangi api secara maksimal.
BPBD Kalbar menyampaikan apresiasinya atas kerja sama solid antara BPBD dan TNI dalam menghadapi situasi ini.
Baca Juga: Jelang Lawan Jepang, Coach Justin Sebut Marselino dan Paes Bikin Timnas Makin Kuat
“Meski menghadapi berbagai kendala, koordinasi yang baik antarinstansi membuat proses pemadaman tetap dapat berjalan efektif,” ujarnya.
Hingga sore hari, titik-titik api berhasil dikendalikan, dan proses pembasahan lahan masih terus dilakukan guna mencegah potensi kebakaran ulang.
BPBD Kalbar mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama saat musim kemarau. ***